HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lembaga survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) merilis survei untuk mengukur persepsi publik atas 2 tahun kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Temuan dari studi yang dilakukan pada periode pada 1-10 Oktober 2026 tersebut adalah, 44,5 persen masyarakat puas dengan komposisi sangat puas 4,4 persen, sementara yang cukup puas ada 40,1 persen.
“Yang merasa sangat atau cukup puas dengan kinerja Prabowo sebagai presiden sekitar 44,5%,” kata direktur eksekutif SMRC, Deni Irvani dalam rilis surveinya, Jumat (16/10/2026).
Namun sayangnya, publik yang merasa tidak puas memiliki persentase yang masih relatif tinggi, yakni 53,4 persen dengan komposisi kurang puas 39,1 persen dan yang tidak puas sama sekali 14,3 persen. Lantas yang abstain atau tidak menjawab ada 2,1 persen.
“Sementara yang kurang/tidak puas 53.4%, dan yang tidak tahu 2.1%,” sambungnya.
Tren Kepuasan Menurun
Selain menangkap rekam pendapat publik terkini, data SMCR juga menunjukkan tren atas kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam 4 (empat) studi yang mereka lakukan.
Deni menunjukkan data pertama di bulan November 2025 melakukan mekanisme wawancara via telepon kepada para responden. Datanya saat itu adalah kepuasan publik ada di 81,2 persen sementara yang tidak puas ada di 16,0 persen.
Namun trend kepuasan menurun pada periode survei 25 Februari hingga 5 Maret 2026. Di mana angka kepuasan terjun di 66,4 persen dan ketidakpuasan naik menjadi 31,7 persen.

Begitu juga di data survei bulan Juli 2026, kepuasan publik pada kinerja pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka juga menurun di angka 51,1 persen, sementara angka ketidakpuasan naik ke 46,9 persen.
Yang terakhir di studi bulan Oktober 2026, di mana angka kepuasan turun ke angka 44,5 persen dan ketidakpuasan di angka 53,4 persen.
“Dalam setahun terakhir, yang merasa sangat/cukup puas dengan kinerja Presiden Prabowo turun dari 81.2% di survei November 2025 menjadi 44.5% di survei terakhir pada Oktober 2026. Sebaliknya, dalam periode yang sama, yang merasa kurang/tidak puas naik dari 16% menjadi 53.4%,” tutur Deni.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...