Xpeng G9L dilengkapi sistem bantuan pengemudi NGP berbasis Model VLA 2.0 yang disesuaikan untuk kondisi jalan raya Eropa.
Selain itu, tersedia advanced driver-assistance systems (ADAS) Level 2 yang membantu pengemudi dalam situasi berkendara tertentu, termasuk perjalanan jarak jauh dan parkir.
Meski dilengkapi teknologi tersebut, sistem bantuan pengemudi Level 2 tetap membutuhkan pengawasan aktif manusia. Pengemudi harus siap mengambil alih kendali kendaraan kapan pun diperlukan.
Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya Xpeng menawarkan pengalaman berkendara yang lebih praktis melalui kombinasi teknologi digital dan elektrifikasi.
Penjualan Xpeng Masih Menghadapi Tantangan
Di tengah ekspansi ke pasar Eropa, Xpeng masih menghadapi tantangan dalam penjualan kendaraan.
Berdasarkan data China EV DataTracker yang dikutip dalam laporan tersebut, Xpeng membukukan penjualan 241.111 unit kendaraan selama delapan bulan pertama 2026.
Angka itu turun 10,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, perusahaan menargetkan penjualan sebanyak 600.000 kendaraan hingga akhir 2026.
Peluncuran G9L di sejumlah negara Eropa menjadi salah satu langkah Xpeng untuk memperluas pasar. Namun, penerimaan konsumen terhadap model ini dan pencapaian target penjualan perusahaan masih perlu dilihat dalam perkembangan berikutnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...