HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bicara soal mobil listrik premium, kemewahan dan desain elegan memang kerap menjadi daya tarik utama. Namun, Hongqi E-HS9 mencoba menawarkan lebih dari sekadar tampilan berkelas dengan menghadirkan sederet teknologi keselamatan untuk melindungi pengemudi maupun penumpangnya.
SUV listrik berukuran besar ini menjadi model pembuka portofolio Hongqi di Indonesia. Mengusung kabin enam penumpang, E-HS9 membawa pendekatan keselamatan yang mencakup struktur bodi, teknologi bantuan pengemudi, hingga perlindungan khusus pada sistem baterai.
Menariknya, perhatian terhadap keselamatan tersebut bukan sekadar klaim melalui fitur yang disematkan. Hongqi juga mengandalkan struktur kendaraan dengan material berkekuatan tinggi serta hasil pengujian keselamatan independen.
Struktur Bodi Baja Berkekuatan Tinggi
Hongqi E-HS9 dibangun menggunakan teknologi 9H Ultra-High-Strength Safety Architecture. Struktur ini dirancang untuk memberikan perlindungan optimal pada sejumlah area penting kendaraan ketika terjadi benturan.
Sekitar 67,7 persen bagian bodinya menggunakan baja berkekuatan tinggi. Bahkan, pada bagian tertentu, Hongqi menyematkan material hot-formed steel dengan tingkat kekuatan mencapai 1.800 MPa.
Penggunaan material tersebut bertujuan memperkuat struktur kabin sekaligus membantu menyerap dan mendistribusikan energi benturan ketika kendaraan mengalami kecelakaan.
Perlindungan ini dirancang untuk menghadapi berbagai skenario benturan, mulai dari depan, samping, hingga kondisi kendaraan terguling.
Artinya, konstruksi keselamatan E-HS9 tidak hanya memperhatikan perlindungan pengemudi dan penumpang, tetapi juga komponen penting lainnya di dalam kendaraan.
Ada Teknologi yang Membantu Pengemudi
Selain mengandalkan kekuatan struktur bodi, Hongqi E-HS9 juga dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif yang membantu pengemudi mengenali potensi bahaya saat berkendara.
Beberapa teknologi yang disematkan antara lain Forward Collision Warning (FCW), yang memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi potensi benturan dengan kendaraan atau objek di depan.
Ada pula Autonomous Emergency Braking (AEB) yang dapat membantu melakukan pengereman otomatis dalam kondisi tertentu untuk mengurangi risiko maupun dampak tabrakan.
Untuk membantu pengemudi ketika berpindah jalur, tersedia Blind Spot Detection (BSD) yang memberikan informasi mengenai kendaraan di area titik buta.
Sementara itu, Lane Keep Assist (LKA) berfungsi membantu menjaga posisi kendaraan agar tetap berada di jalurnya.
Kombinasi fitur tersebut memberikan dukungan tambahan bagi pengemudi, terutama ketika menghadapi situasi lalu lintas yang membutuhkan perhatian ekstra.
Baterai 120 kWh Juga Mendapat Perlindungan Khusus
Keselamatan mobil listrik tentu tidak hanya berbicara mengenai penumpang dan struktur kendaraan. Perlindungan terhadap baterai juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.
Hongqi E-HS9 menggunakan baterai berkapasitas 120 kWh yang dilengkapi sejumlah teknologi perlindungan.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!