BerandaNewsInternasionalBuntut Misi Perang Berkepanjangan, Awak USS Abraham Lincoln Diklaim Saling Serang

Buntut Misi Perang Berkepanjangan, Awak USS Abraham Lincoln Diklaim Saling Serang

0 Shares

JAKARTA, Holopis.comMisi perang yang berlangsung berbulan-bulan disebut mulai menggerus kondisi awak USS Abraham Lincoln.

Kapal induk nuklir Amerika Serikat (AS) itu dilaporkan terlibat insiden bentrokan antarpersonel yang diklaim menewaskan tujuh tentara.

Laporan tersebut pertama kali muncul dari media Iran, Tasnim, pada Senin (10/8/2026).

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Komando Pusat AS (CENTCOM) mengenai dugaan bentrokan maupun jumlah korban.

Menurut laporan Tasnim, persoalan bermula dari kondisi moral dan motivasi awak kapal yang disebut terus menurun akibat masa penugasan yang panjang.

USS Abraham Lincoln diketahui telah berada dalam penugasan operasional selama berbulan-bulan di kawasan Timur Tengah.

Kapal induk kelas Nimitz dengan panjang sekitar 332,8 meter itu berangkat dari San Diego pada November 2025.

USS Abraham Lincoln kemudian memasuki wilayah operasi CENTCOM pada 26 Januari 2026 dan menjalankan misi di Laut Arab bersama sejumlah kapal perang AS lainnya.

Perpanjangan masa penugasan disebut menjadi salah satu sumber ketidakpuasan awak.

Menurut laporan media Iran Wana, pengerahan USS Abraham Lincoln yang semula berlangsung selama sekitar tujuh bulan diperpanjang sehingga kapal tetap berada di Laut Arab.

Kondisi tersebut diklaim berdampak terhadap moral personel.

Keluarga awak kapal bahkan disebut menyampaikan protes kepada pemerintah AS terkait lamanya masa penugasan dan ketidakjelasan jadwal kepulangan.

Tasnim juga melaporkan adanya keluhan mengenai kondisi kehidupan di atas kapal.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA