Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan target awal program B40 yang dipatok sekitar Rp140 triliun.
Selain membahas B50, Presiden Prabowo juga memberikan arahan mengenai pembenahan tata kelola perusahaan negara.
Prabowo meminta adanya pengurangan lapisan organisasi serta anak dan cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.
Penyederhanaan struktur tersebut diarahkan agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas meningkat, dan efisiensi perusahaan negara tetap terjaga.
Dengan implementasi B50 yang mulai berjalan, pemerintah kini tidak hanya dituntut memastikan pasokan biodiesel tersedia, tetapi juga menjaga agar kebijakan tersebut berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi ketahanan energi nasional.
- Advertisement -



