Namun, hal itu masih sebatas dugaan dan spekulasi warganet.
Belum ada bukti terbuka yang memastikan bahwa sosok ‘K’ yang dimaksud memang orang yang disebut-sebut di media sosial.
Warganet juga mempertanyakan bagaimana mungkin uang dalam jumlah hampir Rp5 triliun berpindah tanpa meninggalkan jejak transaksi.
Ada yang meminta aparat mengecek aliran dana melalui perbankan dan lembaga yang berwenang.
Sebagian lainnya mendesak agar dokumen yang disebut Ubedilah segera diperiksa.
Nama Ubedilah sebelumnya juga pernah muncul dalam sejumlah laporan ke KPK sejak 2022.
Ia pernah melaporkan dugaan masalah terkait TPPU, KKN, transaksi saham, hingga isu jet pribadi.
Kini, pernyataan soal dugaan aliran dana Rp5 triliun kembali membuat isu tersebut menjadi perhatian.
Meski begitu, penting dicatat, dugaan tersebut belum terbukti sebagai fakta hukum.
Sampai saat ini juga belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang diduga berkaitan dengan sosok ‘K’ maupun transaksi Rp5 triliun tersebut.
Ujung dari persoalan ini ada pada aparat penegak hukum.
Jika memang ada aliran uang sebesar itu, penelusuran transaksi dan dokumen keuangan bisa menjadi kunci untuk membuktikannya.
Sebaliknya, jika tidak ditemukan bukti, publik juga membutuhkan penjelasan agar isu tersebut tidak berubah menjadi spekulasi tanpa dasar.


