HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, datang ke MotoGP Inggris 2026 dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Setelah mengalami cedera pada MotoGP Jerman bulan lalu, rider asal Italia itu mengaku tidak ingin memasang target terlalu tinggi saat kembali mengaspal di Sirkuit Silverstone.
Bezzecchi sebelumnya mengalami patah tulang selangka ketika menjalani sesi kualifikasi MotoGP Jerman. Cedera tersebut memaksanya mengakhiri akhir pekan lebih cepat karena tidak bisa mengikuti sprint race maupun balapan utama.
Libur musim panas selama tiga pekan memang memberinya waktu untuk menjalani pemulihan. Namun, Bezzecchi mengakui kondisinya masih belum mencapai performa terbaik.
“Aku merasa tidak terlalu buruk sih; itu memang libur musim panas yang sulit, aku tidak 100% fit. Bahuku memang tidak terlalu sakit, dan lutut kiriku juga cedera. Kita akan melihat bagaimana keadaanku di atas motor,” ungkap Bezzecchi dalam konferensi pers jelang MotoGP Inggris 2026.
Silverstone menyimpan kenangan manis bagi Bezzecchi. Pada MotoGP Inggris musim lalu, ia tampil impresif dengan merebut kemenangan meski memulai balapan dari posisi ke-10.
Saat itu, Bezzecchi berhasil finis terdepan dengan selisih sekitar empat detik atas Johann Zarco yang menempati posisi kedua.
Meski demikian, pebalap Aprilia tersebut menilai situasi yang dihadapinya kali ini jauh berbeda sehingga mengulang hasil serupa bukan target realistis.
“Sekarang ini, kurasa aku tidak punya harapan untuk mengulang performaku dan menang seperti tahun lalu. Saat itu, aku menjalani balapan yang hebat, tapi di musim ini aku datang dengan mentalitas yang berbeda.”
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah kembali menemukan rasa nyaman saat mengendarai motor setelah absen akibat cedera.
“Aku tidak mau terlalu memikirkan tentang performaku, melainkan aku ingin menunggangi motornya lagi dan melihat bagaimana keadaanku. Tentu saja, jika aku merasa nyaman, aku akan mencobanya,” lugas Bezzecchi seperti dikutip Holopis.com dari Sky, Sabtu (8/8/2026).
Cedera yang dialaminya menjadi pukulan telak dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Setelah meraih kemenangan di Mugello, Bezzecchi justru gagal meraih satu poin pun dalam empat seri grand prix berikutnya. Hasil tersebut membuat posisinya di klasemen semakin tertinggal dari para pesaing.
MotoGP Inggris pun menjadi kesempatan bagi Bezzecchi untuk menghentikan tren negatif sekaligus mengembalikan kepercayaan dirinya menjelang paruh kedua musim.


