Bawa 24 Ribu Liter Air Bersih, Anggota DPR Ini Diserbu Warga Bekasi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dampak musim kemarau panjang mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Merespons kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, turun langsung menyalurkan bantuan air bersih guna menopang kebutuhan harian warga yang kian terdesak.

Bantuan disuplai menggunakan armada mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat, seperti memasak, minum, mencuci, hingga Sanitasi rumah tangga.

Salah satu titik krusial penanganan berada di Kampung Tegal Sapi, Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru. Di lokasi ini, bantuan dialokasikan untuk warga di tiga lingkungan, yaitu RT 002/RW 001, RT 003/RW 001, dan RT 001/RW 001.

Sebanyak tiga truk tangki dikerahkan ke Desa Nagacipta. Masing-masing armada mengangkut 8.000 liter air, sehingga total bantuan yang dikucurkan untuk tiga RT tersebut menembus 24.000 liter.

Putih menyebutkan, kemarau terik yang berkepanjangan membuat sumber-sumber air yang biasa diandalkan warga mulai surut drastis. Akibatnya, banyak keluarga harus rela berjalan jauh atau mengandalkan bantuan armada tangki.

“Musim kemarau yang panjang ini membuat masyarakat sulit mendapatkan air bersih. Jadi, saya memberikan bantuan ini supaya masyarakat bisa mendapatkan air bersih,” ujar Putih di sela-sela penyaluran.

- Advertisement -

Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan vital yang berdampak langsung pada kualitas kesehatan warga. Penanganan cepat sangat diperlukan agar krisis ini tidak memicu persoalan kesehatan baru serta menambah beban ekonomi keluarga.

Aksi sosial ini bukan pertama kalinya digelar. Politisi yang membidangi sektor kesehatan tersebut mengaku rutin menyalurkan pasokan air bersih ke daerah rawan kekeringan, bahkan sejak sebelum menjabat di Senayan.

Secara keseluruhan, penyaluran air bersih kali ini menjangkau titik-titik rawan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, dan Bojongmangu.

Begitu mobil tangki tiba di pemukiman, warga langsung berbondong-bondong membawa ember, jeriken, galon, hingga baskom besar untuk menampung air. Langkah taktis ini dinilai sangat membantu menghemat pengeluaran dan tenaga warga yang biasanya harus membeli air eceran atau mencari ke sumber yang jauh.

Sebagai pimpinan Komisi IX DPR RI yang membawahi bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, Putih mengingatkan bahaya laten di balik minimnya pasokan air layak. Minimnya sanitasi dapat memicu lonjakan penyakit, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian ekstra pada kawasan langganan kekeringan di Bekasi. Selain bantuan darurat, evaluasi berupa pemetaan daerah rawan serta pembangunan infrastruktur air bersih yang berkelanjutan harus segera direalisasikan.

“Yang terpenting, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Putih.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU