Gelandang Argentina tersebut terlihat terlibat dalam situasi panas dengan pemain Spanyol.
Nama Eric Garcia dan Gavi disebut menjadi dua pemain yang berada dalam insiden tersebut.
Momen itu kemudian menyebar luas di media sosial dan langsung menjadi perbincangan penggemar sepak bola.
Banyak pihak menilai Paredes gagal mengendalikan emosinya setelah Argentina kehilangan peluang meraih trofi Piala Dunia.
Sebagai pemain berpengalaman, sikapnya di akhir pertandingan pun mendapat sorotan karena terjadi dalam momen ketika lawan sedang merayakan kemenangan.
Meski demikian, penyebab pasti dari insiden tersebut belum diketahui secara lengkap.
Belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan apakah kejadian itu bermula dari provokasi, ketegangan antar pemain selama pertandingan, atau luapan emosi akibat hasil akhir.
Bagi Argentina, kekalahan ini menjadi pukulan berat.
Tim Tango sebelumnya tampil luar biasa dalam beberapa tahun terakhir dengan keberhasilan memenangkan Copa America 2021, Finalissima 2022, dan Piala Dunia 2022.
Sementara itu, Spanyol mendapatkan sorotan besar setelah sukses mengandalkan generasi baru mereka.
Pemain muda seperti Lamine Yamal dan Gavi menjadi bagian penting dalam perjalanan La Roja menuju gelar juara dunia.
Terlepas dari kontroversi yang melibatkan Paredes, final Piala Dunia 2026 akan tetap dikenang sebagai pertandingan penuh drama.
Spanyol mencatat sejarah dengan kembali menjadi penguasa sepak bola dunia, sedangkan Argentina harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mempertahankan gelar juara.


