Kolonel Ahmad Mulyono mengatakan TNI Angkatan Udara siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan berbagai kegiatan pertanian.
“Panen raya ini menjadi bukti kolaborasi seluruh komponen bangsa mampu memberikan hasil nyata dalam meningkatkan produksi gula nasional. Kami siap terus mendukung berbagai program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari kontribusi TNI AU bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, suara petani Pasuruan menjadi pengingat bahwa peningkatan produksi saja belum cukup.
Stabilitas harga menjadi faktor utama yang menentukan keberlanjutan usaha tani tebu.
Apabila impor gula dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi panen dalam negeri, petani khawatir harga gula lokal akan jatuh sehingga keuntungan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat.
Karena itu, para petani berharap kebijakan pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap hasil panen petani agar target swasembada gula nasional benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha tani di dalam negeri.


