“Memang tidak bisa dipungkiri, Pak, sekarang zamannya sosmed, zamannya AI, semua anak-anak pegang HP. Tapi yang namanya teknologi dan budaya harus berjalan selaras, Pak. Kemajuan teknologi, disrupsi teknologi tidak mungkin kita lawan. Tapi ini harus berjalan beriringan,” tegas Wapres.
Lebih lanjut, Wapres Gibran berpandangan bahwa kemajuan teknologi justru membuka peluang yang semakin besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital, menurutnya, dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperluas jangkauan promosi budaya sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap warisan budaya bangsa.
“Dengan adanya kemajuan teknologi, terutama sosmed, kita malah terbantu, Pak, untuk mengenalkan budaya kita lebih jauh,” tutup Gibran.


