Usai Krakatau Posco, ID Food Mendadak Hapus Daftar Komisaris dari Website, Ada Apa Sebenarnya?

0 Shares

JAKARTA, Holopis.com – Usai Krakatau Posco, ID Food menghapus daftar komisaris dari website resminya. Langkah ini memicu sorotan dan beragam pertanyaan publik.

Polemik mengenai jajaran komisaris di sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menjadi perhatian publik.

Setelah PT Krakatau Posco dikabarkan menghapus laman yang memuat daftar komisaris dari situs resminya, kini langkah serupa juga dilakukan oleh ID Food, identitas merek dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

Temuan tersebut sontak menjadi perbincangan di media sosial.

Banyak warganet mempertanyakan alasan di balik hilangnya informasi jajaran komisaris dari website resmi perusahaan, terutama karena terjadi di tengah ramainya sorotan terhadap penunjukan komisaris di sejumlah BUMN.

Informasi mengenai perubahan pada website ID Food pertama kali ramai dibahas melalui unggahan akun X @waskitaadijarto pada Senin (29/6/2026).

- Advertisement -

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa daftar komisaris ID Food sudah tidak lagi ditampilkan di situs resmi perusahaan.

“Menyusul Krakatau Posco, ID Food juga menghapus daftar komisarisnya. ID FOOD adalah nama merek dan identitas dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), yang merupakan Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan Indonesia,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu pun langsung menarik perhatian publik dan telah dilihat puluhan ribu kali hanya dalam beberapa jam setelah dipublikasikan.

Sebelum laman tersebut tidak lagi dapat diakses, susunan komisaris ID Food diketahui terdiri atas Komisaris Utama Suharton Suratman, Komisaris Independen Silfester Matutina dan Hendarsam Marantoko, serta Komisaris Ali Agus, Muhammad Riza Adha Damanik, Budiono Sandi, dan Syailendra.

Belum diketahui secara pasti kapan daftar tersebut dihapus dari website resmi perusahaan.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai jajaran komisaris memang sudah tidak lagi muncul pada laman yang sebelumnya memuat struktur pengurus perusahaan.

Halaman Komisaris Id Food Hilang
Tangkapan layar halaman Komisaris di ID Food. [Gambar : X/waskitaadijarto]

Fenomena ini memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Sejumlah warganet mengaitkan langkah tersebut dengan meningkatnya kritik publik terhadap proses pengangkatan komisaris di sejumlah perusahaan milik negara.

“Mungkin ada sedikit perbaikan di bagian yang typo, khususnya di bagian riwayat hidupnya,” tulis salah satu pengguna X.

Komentar lain bahkan menilai informasi mengenai jajaran komisaris seharusnya tetap dapat diakses oleh masyarakat karena merupakan bagian dari keterbukaan informasi perusahaan.

“Yang beginian kan merupakan informasi yang harusnya bersifat publik ya, kalau disembunyiin berarti ada sesuatu dong,” tulis pengguna X lainnya.

Meski demikian, komentar-komentar tersebut masih merupakan pendapat pribadi para pengguna media sosial dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan alasan di balik perubahan pada website ID Food.

Hingga saat ini, pihak ID Food belum memberikan penjelasan resmi mengenai hilangnya halaman daftar komisaris dari situs perusahaan.

Belum ada pula keterangan apakah perubahan tersebut berkaitan dengan pembaruan website, penyesuaian struktur organisasi, pemeliharaan sistem, atau alasan lainnya.

Sebelumnya, langkah serupa lebih dulu dilakukan oleh PT Krakatau Posco.

Hilangnya laman komisaris dari website perusahaan itu terjadi setelah nama Mufli Budi Ananda ramai menjadi perbincangan publik karena menjabat sebagai komisaris.

Kemunculan dua kasus yang terjadi dalam waktu berdekatan membuat publik semakin mempertanyakan transparansi informasi di lingkungan BUMN dan perusahaan yang berafiliasi dengan BUMN.

Sejumlah pengamat sebelumnya juga menilai keterbukaan informasi mengenai jajaran direksi dan komisaris merupakan bagian penting dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Informasi tersebut selama ini lazim dipublikasikan agar pemegang saham maupun masyarakat dapat mengetahui struktur kepengurusan perusahaan.

Meski demikian, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa penghapusan daftar komisaris di website ID Food berkaitan dengan polemik yang berkembang di media sosial.

Karena itu, berbagai dugaan yang beredar masih sebatas spekulasi.

Redaksi masih berupaya menghubungi manajemen ID Food untuk meminta konfirmasi mengenai perubahan pada website perusahaan.

Apabila telah ada penjelasan resmi, berita ini akan diperbarui agar publik memperoleh informasi yang lengkap, akurat, dan berimbang.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU