HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso (Busan) mengapresiasi pelaku usaha waralaba lokal yang terus berinovasi untuk meningkatkan daya saingnya. Mendag Busan berharap, inovasi menjadi salah satu langkah strategis pelaku usaha waralaba dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Perdagangan berkomitmen terus mendorong pertumbuhan kewirausahaan nasional melalui pengembangan usaha waralaba dan kemitraan. Dalam hal ini, terutama bagi merek-merek lokal yang berpotensi terus berkembang.
Hal tersebut disampaikan Mendag Busan saat membuka Pak Gembus Spot (+) di Tebet, Jakarta Selatan pada Senin, (22/6). Dalam peresmian ini, Mendag Busan didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan. Turut hadir CEO Ayam Gepuk Pak Gembus Westi Fitriani dan Direktur Operasional Ayam Gepuk Pak Gembus Maria Barnomo.
“Kami melihat inovasi waralaba, khususnya di sektor kuliner, sebagai langkah strategis untuk menjawab perubahan preferensi konsumen. Langkah ini sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah persaingan industri kuliner yang semakin kompetitif. Kemendag akan terus mendorong semua merek waralaba lokal untuk berinovasi dan melebarkan sayap bisnisnya,” ujar Mendag Busan, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Ayam Gepuk Pak Gembus menjadi salah satu contoh waralaba kuliner lokal yang konsisten menghadirkan terobosan baru. Tahun ini, mereka meluncurkan Pak Gembus SPOT (+) yang menyuguhkan konsep modern, dinamis, pelayanan cepat, serta pilihan menu yang mengikuti tren kuliner urban. Inovasi ini melanjutkan kesuksesan tahun 2025 lalu, saat Ayam Gepuk Pak Gembus menghadirkan gerai berkonsep eksklusif melalui Pak Gembus Signature.
“Kami melihat inovasi ini sebagai langkah strategis untuk menjawab perubahan preferensi konsumen sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah persaingan industri kuliner yang semakin kompetitif,” ujar Mendag Busan menanggapi inovasi Pak Gembus.
Saat ini, Ayam Gepuk Pak Gembus merupakan salah satu waralaba kuliner lokal yang sukses menembus pasar internasional. Sebanyak 460 gerai telah beroperasi di dalam negeri, sementara 102 gerai hadir di Malaysia dengan tetap mendatangkan bumbu dari Indonesia. Bahkan, di Malaysia, Ayam Gepuk Pak Gembus tercatat dalam the Malaysia Book of Records untuk lima kategori. Beberapa di antaranya, yaitu merek “Ayam Gepuk” tersertifikasi halal pertama di Malaysia dan jaringan food chain “Ayam Gepuk” terbesar di Malaysia.
Mendag Busan menyampaikan, salah satu bentuk dukungan historis Kemendag dalam memperkuat waralaba lokal adalah melalui Program Pendampingan Waralaba Nasional (PWN) yang sukses dilaksanakan pada periode 2021—2025. Program tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas dan skala usaha waralaba melalui sistem, manajemen, dan operasional bisnis.

