Tembus Pasar Arab Saudi, Produk Herbal Indonesia Raih Kesepakatan Bisnis Senilai Rp 2,5 M

0 Shares

PT Dami Sariwana merupakan produsen produk kesehatan berbahan alami berbasis di Serpong, Tangerang, dan merupakan industri binaan PPSDMEJP Kemendag. Taswan Wimala Putra, mengapresiasi dukungan ITPC Jeddah yang menjadi kunci utama bagi produk PT Dami Sariwana dalam menembus pasar Arab Saudi. “Kami berharap keberhasilan ini menjadi pintu masuk strategis bagi kehadiran produkproduk kami di seluruh wilayah Timur Tengah dan sekitarnya,” ungkap Taswan.

Sementara itu, Al Itholah Trading merupakan perusahaan distributor di Arab Saudi yang berfokus pada penyediaan produk konsumen berkualitas tinggi. Melalui kerja sama ini, Al Itholah Trading bertindak sebagai mitra dagang yang mengelola jaringan logistik, pemenuhan regulasi standar otoritas pangan dan obat-obatan setempat, hingga strategi pemasaran taktis ke pasar ritel di Arab Saudi.

Nassrudin, menilai produk herbal Indonesia memiliki kualitas yang baik dan berpotensi diterima oleh pasar yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. “Target pasar kami tidak hanya terbatas di Arab Saudi saja, melainkan akan kami perluas hingga ke Sudan. Sebagai bentuk keseriusan, saat ini kami bahkan telah menyiapkan area pemajangan untuk produk-produk PT Dami Sariwana di jaringan outlet kami agar dapat langsung menarik perhatian konsumen,” ungkap Nassrudin.

Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat tren positif perdagangan kedua negara, khususnya di sektor nonmigas. Pada Januari—April 2026, total perdagangan nonmigas Indonesia-Arab Saudi tercatat sebesar USD 1,02 miliar. Ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi adalah sebesar USD 675,80 juta dan impor nonmigas Indonesia dari Arab Saudi sebesar USD 345,90 juta. Indonesia mencatatkan surplus nonmigas terhadap Arab Saudi sebesar 329,90 juta.

Sementara itu, pada 2025, total perdagangan nonmigas Indonesia-Arab Saudi mencapai USD 3,94 miliar. Ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi mendominasi sebesar USD 2,88 miliar dibandingkan impor nonmigas Indonesia dari Arab Saudi yang sebesar USD 1,06 miliar. Dengan demikian, Indonesia berhasil mencatatkan surplus nonmigas sebesar USD 1,82 miliar terhadap Arab Saudi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU