HOLOPIS.COM, JAKARTA – Anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam tewasnya seorang personel pasukan penjaga perdamaian asal Serbia yang bertugas dalam misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Dikutip Holopis.com, dalam pernyataan pers yang dirilis pada (12/6), Dewan Keamanan menyebut personel tersebut meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat serangan mortir yang menghantam posisinya pada 4 Juni. Insiden yang sama juga menyebabkan dua personel penjaga perdamaian lainnya mengalami luka-luka.
Dewan Keamanan mendesak agar dilakukan penyelidikan segera melalui UNIFIL untuk mengungkap pelaku di balik serangan tersebut.
Selain itu, para anggota dewan meminta agar pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.
Sejak eskalasi konflik yang terjadi pada 2 Maret, sedikitnya tujuh personel UNIFIL dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka saat menjalankan tugas di wilayah selatan Lebanon.
Dewan Keamanan kembali menegaskan dukungan penuh terhadap UNIFIL dan menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat konflik agar menghormati keselamatan personel serta fasilitas milik misi penjaga perdamaian tersebut, termasuk menjamin kebebasan bergerak mereka dalam menjalankan mandat.
Para anggota dewan juga menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kedaulatan, kemerdekaan, integritas teritorial, dan persatuan Lebanon.
Dalam pernyataan yang sama, komunitas internasional didorong untuk meningkatkan dukungan terhadap Angkatan Bersenjata Lebanon, baik dalam bentuk pendanaan, perlengkapan, maupun dukungan material lainnya. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan pengerahan pasukan secara efektif dan berkelanjutan di wilayah selatan Sungai Litani serta memperkuat implementasi Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB.
Menyusul meningkatnya ketegangan dalam beberapa hari terakhir, Dewan Keamanan juga mendesak semua pihak untuk segera menghentikan pertempuran, mematuhi gencatan senjata yang disepakati pada 3 Juni, serta melaksanakan Resolusi 1701 secara penuh guna mencegah memburuknya situasi keamanan di Lebanon.


