HOLOPIS.COM, JAKARTA – Nama Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid ikut terseret dalam penyelidikan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group. Pasangan selebritas itu mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (10/6/2026) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Kedatangan keduanya langsung menjadi perhatian awak media yang telah menunggu di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum sejak pagi. Thariq dan Aaliyah terlihat hadir bersama tim kuasa hukum mereka untuk memenuhi agenda pemeriksaan dari penyidik.
Kuasa hukum pasangan tersebut, Sangun Ragahdo, mengatakan pihaknya memilih fokus mengikuti proses pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memberikan penjelasan lengkap kepada publik.
“Ini kan mau pemeriksaan, kalau ngasih statement sekarang juga kayaknya gak bijak, kita lihat dulu, ini kan panggilan polisi dari mereka, kita sampaikan dulu perihal-perihal apa, saya pasti akan kasih statement ke kalian,” ujar Sangun, dikutip Holopis.com, Rabu (10/6).
Menurutnya, tim hukum juga telah menyiapkan sejumlah dokumen yang nantinya akan diberikan kepada penyidik. Dokumen tersebut berkaitan dengan kerja sama promosi yang pernah dilakukan kliennya dengan pihak travel.
“Kita bawa bukti-bukti kok, tapi daripada nanti ada simpang siur apa, nanti saya kasih lihat tunjuk,” lanjutnya.
Di tengah ramainya sorotan publik, Thariq Halilintar hanya memberikan komentar singkat terkait kehadirannya di Polda Metro Jaya.
“Saya hadir sebagai saksi,” kata Thariq.
Kasus Hanania Travel sendiri belakangan menjadi perhatian setelah muncul dugaan penggelapan dana jemaah umrah. Polisi kini tengah menelusuri aliran dana perusahaan, termasuk berbagai kerja sama promosi dengan influencer dan figur publik yang pernah terlibat endorsement.
Sejumlah nama influencer lain juga ikut dipanggil dalam proses penyelidikan tersebut. Keanu Angelo diketahui sudah lebih dulu menjalani pemeriksaan pada 8 Juni 2026.
Sementara itu, Sarah Gibson, Dara Arafah, dan Audrey Jesselyn dijadwalkan menjalani pemeriksaan ulang pada 12 Juni mendatang.
Sedangkan Awkarin atau Karin Novilda disebut belum memenuhi panggilan pemeriksaan pertama dari penyidik.


