Polemik MBG Makin Panas: Demokrat Tegaskan AHY Tak Kenal Sony Sonjaya

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Partai Demokrat memberikan klarifikasi terkait beredarnya unggahan di media sosial yang mengaitkan nama Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah diusut Kejaksaan Agung.

Klarifikasi tersebut muncul setelah beredar informasi yang mencantumkan frasa “2 orang kolonel usulan AHY” dalam daftar nama yang disebut-sebut berkaitan dengan perkara tersebut. Partai Demokrat menegaskan bahwa pengaitan nama AHY dalam unggahan tersebut tidak memiliki dasar fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan AHY tidak memiliki hubungan apa pun dengan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.

“Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya. AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Saudara Sony Sonjaya,” kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Herzaky juga menegaskan bahwa AHY tidak pernah mengajukan rekomendasi, meminta bantuan, ataupun memberikan dukungan kepada Sony Sonjaya terkait program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun urusan lainnya.

“AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung,” katanya.

- Advertisement -

Menurut Herzaky, unggahan yang beredar tidak menjelaskan secara rinci siapa yang dimaksud dengan frasa “AHY” maupun “2 orang kolonel”. Namun jika yang dimaksud adalah Agus Harimurti Yudhoyono, maka tuduhan tersebut dipastikan tidak benar.

“Karena itu, frasa ‘2 orang Kolonel usulan AHY’, jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran,” ujarnya.

Di sisi lain, Partai Demokrat menegaskan tetap menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Namun, mereka berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat dan berdasarkan fakta yang telah diverifikasi.

Sebelumnya, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG. Kuasa hukumnya, Krisna Murti, menyebut Sony telah menyampaikan lebih dari 20 nama kepada penyidik untuk membantu mengungkap pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara tersebut.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka. Penyidik menduga terjadi penyimpangan dalam tata kelola program MBG, termasuk dugaan penggelembungan harga dan penunjukan mitra SPPG yang tidak memenuhi syarat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU