HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman memang tersandung dengan skandal jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Skandal itu pula menurut Dudung yang membuat Presiden Prabowo Subianto murka dan mencopotnya dari kursi kepala BGN (Badan Gizi Nasiona).
“Ya saya pun dapat informasi sepert itu. Kemungkinan besar seperti itu, banyaklah informasi-informasi ke beliau (Presiden),” kata Dudung dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (3/6).
Dudung bahkan secara blak-blakan bahwa faktor utama pencopotan Dadan adalah persoalan jual beli SPPG selain permasalahan anggaran yang belakangan turut menjadi sorotan.
“Ya, salah satu faktornya itu,” imbuhnya.
Mantan Pangdam Jaya itu menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin program MBG berjalan dengan baik. Dia mengatakan Prabowo tak ingin ada penyimpangan.
“Tapi presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau karena ini itu tadi saya katakan ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.
Dudung mengatakan program MBG dibuat dengan niat baik. Dia menyebut manajemen BGN juga harus bekerja dengan baik.
“Niat baik bapak presiden untuk mencerdaskan anak-anak melalui program MBG ini ya artinya tidak hanya sekedar makan saja tetapi manajemen ini memang harus kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan-penyimpangan,” tuntasnya.


