BNPB Sebut Banjir di Kediri Disebabkan Penyempitan Gorong-gorong

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir yang melanda pemukiman warga di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu telah surut total.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, penanganan darurat bencana yang mulai membuahkan hasil semakin baik.

“Genangan air di seluruh wilayah terdampak dilaporkan telah surut total setelah sebelumnya merendam permukiman warga dan akses jalan akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (22/5).

Hasil kaji cepat didapatkan sejumlah fakta bahwa peristiwa banjir terjadi karena beberapa faktor seperti meningkatnya debit Sungai Harinjing yang dipicu tingginya curah hujan.

“Selain itu, kondisi pendangkalan saluran, penyempitan gorong-gorong di sejumlah titik, serta jebolnya tanggul sepanjang dua meter turut menyebabkan air meluap ke jalan dan permukiman warga di Kecamatan Kepung, Kandangan, dan Badas,” ujarnya.

Tiga desa terdampak dalam kejadian ini masing-masing Desa Keling, Desa Karangtengah, dan Desa Krecek.

- Advertisement -

Sebanyak 129 kepala keluarga terdampak serta sekitar 129 unit rumah terendam banjir. Selain itu, dua akses jalan desa ikut terdampak sehingga sempat mengganggu mobilitas masyarakat setempat.

Dalam upaya penanganannya, personel BPBD Provinsi Jawa Timur bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Kediri telah melakukan assessment dan koordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan penanganan di lapangan.

BPBD Provinsi Jawa Timur juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi genangan air hingga antisipasi banjir susulan. Seiring dengan surutnya genangan, masyarakat mulai kembali beraktivitas dan melakukan pembersihan lingkungan rumah masing-masing.

Abdul kemdian mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di wilayah Aceh, Kalimantan, dan Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, banjir rob, longsor, dan cuaca ekstrem.

“Berdasarkan prakiraan cuaca beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di sejumlah wilayah,” ujarnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU