HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim memiliki senjata canggih yang belum pernah digunakan dalam konflik melawan Amerika Serikat maupun Israel.
Pernyataan itu disampaikan seorang sumber militer Iran kepada media Rusia, RIA Novosti, di tengah munculnya laporan soal kemungkinan serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran.
Dilansir Holopis.com dari Sputnik, Kamis (21/5/2026) yang menyebutkan bahwa Pentagon disebut telah menyiapkan daftar target serangan di Iran apabila Presiden AS Donald Trump memberikan perintah untuk melanjutkan operasi militer.
Menanggapi laporan tersebut, sumber militer Iran menegaskan negaranya sudah menyiapkan kemampuan pertahanan yang lebih kuat.
“Kami telah memproduksi senjata canggih di dalam negeri yang belum digunakan di medan perang dan belum diuji coba,” kata sumber Iran tersebut.
Iran juga menegaskan tidak kekurangan kekuatan militer untuk menghadapi kemungkinan serangan dari luar.
“Dalam hal peralatan dan kemampuan pertahanan, kami tidak kekurangan apa pun yang akan menghalangi kami untuk membela negara kami. Kali ini, kami tidak berniat untuk menahan diri,” lanjut sumber tersebut.
Pernyataan ini langsung memicu perhatian dunia internasional karena memperlihatkan meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Hingga kini belum ada penjelasan detail mengenai jenis senjata yang dimaksud Iran.
Meski begitu, situasi ini dinilai bisa memicu eskalasi baru apabila ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

