HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kantor Staf Presiden (KSP) ikut turun tangan mengawasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Masyarakat pun diminta aktif melaporkan jika menemukan dugaan kecurangan atau penyimpangan selama proses penerimaan siswa berlangsung.
Kepala KSP Dudung Abdurachman mengatakan pengawasan ketat perlu dilakukan agar pelaksanaan SPMB berjalan jujur, transparan, dan adil bagi seluruh masyarakat.
“Saya selaku Kepala Staf Kepresidenan mendorong seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, untuk terus memperkuat koordinasi, membangun mekanisme pengawasan responsif, memastikan keterbukaan informasi publik, serta menindak tegas setiap bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan SPMB. Sekarang di KSP ada KSP Mendekat,” kata Dudung dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah di Gedung Kemendikdasmen di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Melalui layanan bernama KSP Mendekat, masyarakat dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun laporan dugaan pelanggaran secara langsung melalui WhatsApp.
“KSP ada KSP Mendekat dengan nomor WA (WhatsApp) 0811-4198-88 (atau hubungi) 0811-1933-3888,” imbuhnya.
Menurut Dudung, keterlibatan berbagai pihak mulai dari kementerian, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat menjadi bukti bahwa negara serius menjaga integritas pelaksanaan SPMB.
Ia menegaskan pengawasan yang dilakukan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memastikan hak masyarakat terlindungi.
“Saya ingin menegaskan bahwa pengawasan yang kuat bukan dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan, tetapi untuk membangun kepatuhan, menjaga keadilan, dan melindungi hak masyarakat,” ujarnya.
Dudung juga menilai SPMB bukan sekadar program tahunan, melainkan bagian dari upaya transformasi pelayanan publik di bidang pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa sekolah menjadi ruang harapan, bukan ruang kecemasan bagi masyarakat,” kata Kepala KSP Dudung Abdurachman.

