Heboh Tes Kopdes Merah Putih Bermasalah, Kemenkop Akhirnya Buka Suara

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Tes CAT Manajer Kopdes Merah Putih viral usai peserta keluhkan sistem error. Kemenkop kini buka suara dan koordinasi dengan BKN.

Media sosial tengah dihebohkan dengan keluhan peserta tes CAT (Computer Assisted Test) seleksi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang mengaku mengalami gangguan sistem saat ujian berlangsung.

Viral di berbagai platform, peserta menyebut jawaban sulit tersimpan hingga sistem lemot ketika ribuan peserta mengakses secara bersamaan.

Ramainya protes publik akhirnya membuat Kementerian Koperasi (Kemenkop) buka suara.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah memastikan pihaknya sudah menerima berbagai laporan yang beredar di media sosial dan langsung berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Kami sudah mengoordinasikan laporan-laporan dari media sosial dengan BKN dan Panselnas di bawah Kementerian PANRB,” ujar Farida dalam konferensi pers, dilansir Holopis.com, Sabtu (9/05/2026)

- Advertisement -

Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih sendiri menjadi sorotan besar karena program ini digadang-gadang sebagai salah satu proyek strategis penguatan ekonomi desa berbasis koperasi modern.

Tak heran, rekrutmen ini diburu ribuan pelamar dari berbagai daerah di Indonesia.

Namun di tengah antusiasme tinggi, sejumlah peserta justru mengaku frustrasi akibat gangguan teknis selama tes CAT berlangsung.

Beberapa unggahan viral memperlihatkan keluhan peserta yang panik karena jawaban tidak segera tersimpan, halaman ujian macet, hingga waktu tes terus berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Farida menjelaskan bahwa pelaksanaan teknis seleksi berada di bawah koordinasi BKN, termasuk penggunaan fasilitas kantor regional BKN di 26 provinsi.

Sementara Kemenkop berperan sebagai bagian dari Panselnas yang menerima dan meneruskan berbagai laporan terkait proses seleksi.

“Kami memastikan semua masukan dan kendala teknis menjadi perhatian bersama,” katanya.

Di sisi lain, BKN juga mengakui adanya dinamika di lapangan selama pelaksanaan tes massal tersebut.

Dalam keterangannya, BKN menyebut tingginya trafik akses peserta menjadi salah satu tantangan utama sistem CAT.

Peserta pun diminta tetap tenang dan tidak melakukan klik jawaban berulang kali karena sistem sebenarnya telah otomatis menyimpan jawaban ke database.

BKN menyarankan peserta memberi jeda agar sistem dapat memproses data dengan optimal.

“Jawaban yang sudah disimpan tidak akan hilang. Peserta tidak perlu panik dan terus menekan tombol berkali-kali,” tulis keterangan BKN.

Selain itu, BKN memastikan sistem CAT terus dioptimalkan, termasuk dari sisi keamanan dan kapasitas server agar mampu menampung pelaksanaan ujian secara serentak dalam jumlah besar.

Viralnya gangguan tes CAT ini langsung memicu perdebatan panas di media sosial.

Banyak netizen mempertanyakan kesiapan sistem rekrutmen nasional untuk program sebesar Kopdes Merah Putih.

Apalagi posisi manajer Kopdes disebut memiliki gaji dan fasilitas yang cukup menggiurkan sehingga menarik perhatian publik luas.

“Kalau seleksi saja sudah error begini, gimana mau bangun koperasi modern?” tulis salah satu akun di X.

Sementara netizen lain meminta pemerintah memberi solusi konkret bagi peserta yang merasa dirugikan akibat gangguan teknis tersebut.

“Kasihan peserta yang sudah belajar serius tapi malah terganggu sistem,” komentar pengguna media sosial lainnya.

Meski begitu, pemerintah memastikan proses seleksi tetap berjalan dan evaluasi teknis terus dilakukan demi menjaga transparansi serta kredibilitas rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih.

Program Kopdes Merah Putih sendiri menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi berbasis digital dan pengelolaan profesional.

Karena itu, proses rekrutmen manajer dinilai krusial agar program tersebut berjalan optimal di lapangan.

Kini publik menanti langkah lanjutan dari pemerintah, termasuk kemungkinan evaluasi sistem CAT maupun skema kompensasi apabila ditemukan kendala teknis yang berdampak signifikan terhadap hasil ujian peserta.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU