HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT Indosaku Digital Teknologi atau Indosaku menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan perlindungan konsumen setelah mendapat evaluasi serta arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perusahaan fintech peer-to-peer lending yang telah berizin dan diawasi OJK itu menyatakan siap menjalankan sanksi sekaligus menindaklanjuti seluruh rekomendasi perbaikan yang diberikan regulator.
Indosaku memandang evaluasi tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat sistem pengawasan internal, menyempurnakan proses operasional, hingga meningkatkan standar kepatuhan di seluruh lini perusahaan.
Salah satu langkah besar yang langsung diambil adalah menghentikan kerja sama dengan vendor penagihan pihak ketiga PT Teknologi Internasional Nusantara (PT TIN). Keputusan itu diambil setelah ditemukan praktik yang dinilai tidak sejalan dengan standar etika dan prosedur perusahaan.
Direktur Utama Indosaku, Yulvina Napitupulu, menjelaskan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga standar layanan sekaligus memperkuat perlindungan terhadap konsumen.
Dia bilang tindakan ini juga bagian dari komitmen pihaknya untuk memastikan seluruh proses penagihan dilakukan sesuai ketentuan, menjunjung etika, serta mengedepankan prinsip perlindungan konsumen.
“Kami terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan terhadap seluruh mitra kerja agar standar layanan perusahaan tetap terjaga,” kata Yulvina, dalam keterangannya, Minggu, (10/5/2026).
Sorotan terhadap Indosaku sebelumnya muncul terkait isu penagihan di wilayah Semarang yang sempat menjadi perhatian publik.
Menanggapi hal itu, perusahaan mengaku telah bergerak cepat dengan mendatangi pihak-pihak terdampak, termasuk layanan publik Pemadam Kebakaran (Damkar) area Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, Indosaku juga menyampaikan permintaan maaf atas persoalan yang terjadi.
Perusahaan menegaskan pembenahan kini dilakukan secara menyeluruh demi menjaga kepercayaan masyarakat yang telah menggunakan layanan Indosaku selama lebih dari enam tahun.
Dia menyampaikan kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Indosaku selama ini merupakan hal yang sangat berharga.
“Karena itu, kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di seluruh lini operasional perusahaan, memperkuat perlindungan konsumen, serta memastikan layanan Indosaku tetap dapat diandalkan oleh masyarakat,” jelas Yulvina.
Saat ini, Indosaku tengah mempercepat berbagai langkah perbaikan sistem internal.
Mulai dari penyempurnaan prosedur penagihan, penguatan mekanisme pengawasan terhadap mitra kerja, hingga peningkatan pelatihan dan evaluasi berkala terhadap tenaga penagihan pihak ketiga.
Perusahaan juga akan memperkuat fungsi quality control internal dalam proses operasional vendor sebagai bagian dari pengawasan dan implementasi standar kepatuhan perusahaan.
Indosaku memastikan seluruh interaksi dengan nasabah akan dilakukan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Di tengah proses pembenahan tersebut, perusahaan menegaskan operasional bisnis tetap berjalan normal dan stabil. Ke depan, Indosaku menyatakan akan terus memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menghadirkan layanan keuangan digital yang transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada perlindungan konsumen.


