Viral! Sosok dengan Ekspresi “Waduh” Saat May Day 2026 Terungkap, Pernah Jadi Loyalis Jokowi

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Sosok di balik ekspresi “waduh” yang viral saat May Day 2026 akhirnya terungkap. Identitas dan profil lengkapnya kini jadi sorotan publik luas.

Momen peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 mendadak jadi sorotan publik setelah sebuah cuplikan video viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Presiden Prabowo Subianto terlihat berinteraksi dengan massa buruh dan menanyakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, bukan hanya pernyataan presiden yang menyita perhatian, melainkan ekspresi seorang pria di belakangnya yang terdengar mengucapkan kata “waduh”.

Cuplikan video itu cepat menyebar di berbagai platform, termasuk X (Twitter), salah satunya diunggah oleh akun @Kemgelapan.

Dengan tambahan efek zoom, sosok pria tersebut terlihat jelas menunjukkan ekspresi kaget atau canggung sesaat setelah respons massa terdengar tidak kompak.

- Advertisement -

Kata “waduh” yang terlontar spontan pun langsung menjadi bahan perbincangan netizen.

Tak butuh waktu lama, publik akhirnya mengidentifikasi sosok tersebut.

Ia adalah Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam gerakan buruh di Tanah Air.

Andi Gani bukan nama baru dalam dunia ketenagakerjaan.

Ia telah lama aktif menyuarakan aspirasi pekerja dan kerap tampil dalam berbagai aksi demonstrasi.

Prabowo May Day 2026
Video Prabowo soal MBG viral, respons buruh tak kompak dan ekspresi waduh jadi sorotan. (Foto: X/@KemGelapan)

Kiprahnya di dunia serikat buruh bahkan membawanya menduduki posisi strategis sebagai Presiden KSPSI sejak 2012 hingga saat ini.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) dalam periode yang sama.

Di tingkat regional, Andi Gani juga memiliki pengaruh besar.

Ia terpilih sebagai Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) untuk periode 2023–2026.

Penunjukan tersebut berlangsung dalam ATUC General Assembly di Jakarta, dengan dukungan dari berbagai negara anggota seperti Singapura, Thailand, Vietnam, hingga Filipina.

Latar belakang pendidikan Andi Gani juga menjadi sorotan.

Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan meraih gelar Sarjana Hukum (SH) pada tahun 2000.

Ia juga diketahui merupakan putra dari Jacob Nuwa Wea, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Selain aktif sebagai aktivis buruh, Andi Gani juga memiliki karier di dunia korporasi.

Ia pernah menjabat sebagai Senior Advisor di PT Leyland International Tbk pada periode 2003–2011 dan Direktur PT BPS Energy pada 2003–2008.

Namanya semakin dikenal setelah dipercaya menjadi Presiden Komisaris PT PP (Persero) Tbk sejak Mei 2015.

Bahkan, ia menjadi salah satu Komisaris Utama BUMN termuda saat pertama kali menjabat di usia 39 tahun.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April 2023, Andi Gani kembali terpilih sebagai Presiden Komisaris PT PP, menandai tahun ke-9 dirinya memegang jabatan tersebut.

Ia juga tercatat sebagai Komisaris Utama di Ajaib Group, perusahaan teknologi finansial yang bergerak di bidang investasi saham dan reksa dana.

Di sisi lain, perjalanan politik Andi Gani juga tak lepas dari perhatian publik.

Ia dikenal sebagai sosok yang pernah memobilisasi dukungan terhadap Presiden Joko Widodo dalam dua periode pemilihan presiden.

Bahkan, ia sempat disebut-sebut masuk dalam jajaran Kabinet Kerja, meski akhirnya memilih tetap fokus pada peran di dunia buruh dan BUMN.

Namun, pada dinamika politik terbaru, KSPSI di bawah kepemimpinannya sempat menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pilpres 2024.

Dukungan tersebut didasari penilaian bahwa Ganjar dianggap sebagai figur yang terbuka terhadap aspirasi buruh dan mau berdialog langsung dengan pekerja.

Kembali ke momen viral May Day 2026, kemunculan ekspresi “waduh” dari Andi Gani dinilai sebagai reaksi spontan di tengah situasi yang tidak terduga.

Sejumlah netizen menafsirkan ekspresi tersebut sebagai bentuk kegelisahan, sementara lainnya menganggapnya sekadar refleks biasa dalam suasana ramai.

Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan terus memicu berbagai komentar di media sosial.

Sementara itu, sosok Andi Gani Nena Wea kembali menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena kiprahnya selama ini, tetapi juga karena satu kata sederhana yang sukses mengguncang jagat maya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU