Detik-detik Mencekam KKB Tembaki Satgas Damai Cartenz dari Dua Arah di Yahukimo

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Situasi keamanan di Papua sempat mencekam saat kontak tembak antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata atau KKB. Jalur strategis Trans Papua yang jadi urat nadi mobilitas di wilayah timur Indonesia berubah menjadi medan kontak tembak.

Insiden terjadi saat tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo melakukan patroli di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (15/4/2026).

- Advertisement -

Kontak tembak berawal saat tim gabungan melintas di Jalan Trans Papua dan tiba-tiba mendapat serangan dari KKB.

“Awalnya saat berpatroli, tim gabungan mendapat tembakan dari KKB dan mengenai kendaraan taktis yang digunakan,” kata Kaops Satgas Damai Cartenz Inspektur Jenderal Faizal Rahmadani, dalam keterangannya dikutip pada Kamis, (16/4/2026).

- Advertisement -

Serangan mendadak ini memicu respons cepat dari aparat yang langsung membalas tembakan. Ketegangan meningkat ketika KKB kembali melepaskan tembakan dari dua sisi berbeda—kanan dan kiri jalan.

Suara tembakan bersahutan, sementara dari arah hutan terdengar teriakan yang mengindikasikan keberadaan kelompok tersebut.

Situasi ini memperkuat dugaan bahwa serangan telah direncanakan sebelumnya. Selain serangan bersenjata, tim gabungan juga menemukan adanya upaya penghambatan mobilitas.

Jalan menuju Kampung Samboga sempat diblokade menggunakan pepohonan, menghambat pergerakan aparat di lapangan.

Kondisi ini menunjukkan adanya skenario gangguan keamanan yang lebih luas. Setelah situasi berhasil dikendalikan, aparat langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Sejumlah barang yang diduga milik KKB ditemukan, mulai dari perlengkapan pribadi hingga alat pendukung aktivitas lapangan.

Temuan ini menjadi petunjuk penting dalam mengidentifikasi kelompok pelaku. Meski terjadi kontak tembak intens, aparat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, patroli keamanan langsung ditingkatkan untuk mencegah potensi serangan susulan.

“Mengingat dari penyelidikan terungkap KKB Kodap XVI Yahukimo diduga telah merencanakan aksi gangguan keamanan di sekitar Dekai setelah melaksanakan ritual adat bakar batu pada tanggal 11 April lalu,” tutur Faizal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru