HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan tidak akan meminta maaf kepada Paus Pope Leo XIV terkait kontroversi unggahan foto berbasis kecerdasan buatan yang menyerupai figur Yesus. Pernyataan tersebut muncul setelah unggahan Trump di platform Truth Social menuai kritik luas. Foto AI itu menampilkan dirinya dalam pose menyerupai sosok religius, yang kemudian memicu perdebatan publik sebelum akhirnya dihapus.
Trump menilai tidak ada alasan baginya untuk menyampaikan permintaan maaf atas unggahan tersebut. Ia bahkan menegaskan tidak ingin memperpanjang polemik yang berkembang.
“Saya tidak ingin berdebat dengannya,” ujar Trump, dikutip Holopis.com, Selasa (14/4).
Ia juga sebelumnya menjelaskan bahwa gambar tersebut tidak dimaksudkan untuk menggambarkan dirinya sebagai figur religius. Menurutnya, visual tersebut lebih menyerupai seorang tenaga medis.
“Saya kira gambar itu menggambarkan saya sebagai seorang dokter,” tambahnya.
Di sisi lain, Paus Leo XIV tidak secara langsung menanggapi unggahan tersebut. Namun, dalam pernyataan terpisah, ia menekankan pentingnya perdamaian dan dialog di tengah situasi global yang penuh konflik.
“Saya akan terus berbicara dengan lantang menentang perang, mendorong perdamaian, serta mempromosikan dialog dan hubungan multilateral antarnegara untuk mencari solusi yang adil,” ujarnya.
Paus Leo juga menyoroti kondisi kemanusiaan yang dinilai semakin memprihatinkan.
“Terlalu banyak orang yang menderita di dunia saat ini. Terlalu banyak orang tak bersalah yang terbunuh. Saya pikir seseorang harus berdiri dan mengatakan bahwa ada cara yang lebih baik,” tutupnya.


