Waspada! Lowongan Kerja Palsu IKN Bertebaran di Sosmed, Begini Modusnya

0 Shares

HOLOPIS.COM, JakartaLowongan kerja mengatasnamakan IKN kini ramai beredar di media sosial dan ternyata palsu. Otorita IKN mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan selalu memverifikasi sumber resmi sebelum melamar.

Informasi lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali ramai beredar di media sosial. Masyarakat diminta lebih berhati-hati karena informasi tersebut dipastikan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.

- Advertisement -

Otorita IKN menegaskan saat ini tidak sedang membuka rekrutmen dalam bentuk apa pun. Semua informasi yang mengarah pada pendaftaran kerja, baik melalui poster, pesan berantai, maupun tautan tertentu di luar situs resmi, dipastikan tidak valid.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa hingga saat ini seluruh proses rekrutmen belum dilakukan. Ia menekankan bahwa setiap informasi resmi hanya akan diumumkan melalui situs dan akun resmi Otorita IKN.

- Advertisement -

Menurutnya, banyak pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama lembaga, logo, hingga visual pembangunan IKN untuk menarik perhatian publik. Modus seperti ini dinilai berpotensi menyesatkan dan merugikan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

“Seluruh informasi di luar kanal resmi adalah hoaks dan tidak menjadi tanggung jawab Otorita IKN,” ujarnya dalam keterangan tertulis. Senin (13/04) seperti yang diterima Holopis.com.

Otorita IKN juga menegaskan, setiap proses rekrutmen resmi tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun.

Selain itu, komunikasi tidak dilakukan melalui nomor pribadi, termasuk WhatsApp atau email non-korporat.

Masyarakat diminta lebih waspada terhadap tautan yang meminta pengisian data pribadi, terutama jika tidak menggunakan domain resmi.

Hal ini penting untuk mencegah penyalahgunaan data oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Otorita IKN mengingatkan bahwa atribut instansi seperti logo, foto pejabat, hingga gambar kawasan pembangunan sering disalahgunakan untuk meyakinkan korban.

Pola ini kerap digunakan untuk membuat informasi palsu terlihat seolah-olah resmi.

Jika menemukan informasi mencurigakan, masyarakat diminta segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi.

Pelaporan juga bisa dilakukan melalui layanan pengaduan nasional seperti lapor.go.id atau hotline yang telah disediakan.

Pihak Otorita IKN menegaskan bahwa tindakan penyebaran informasi palsu tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencoreng upaya pembangunan dan kepercayaan publik terhadap proyek nasional tersebut.

Otorita IKN mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali, terutama yang berkaitan dengan rekrutmen kerja.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru