Pelanggar Makin Ketar-ketir, Polri Rilis ETLE Handheld yang Bisa Cetak Tilang di Tempat

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meluncurkan perangkat ETLE handheld generasi baru yang lebih canggih dan praktis untuk menjangkau pelanggar di titik-titik “blind spot”.

Langkah ini menjadi jawaban atas keterbatasan kamera ETLE statis yang selama ini hanya efektif di lokasi tertentu. Dengan perangkat portabel, penindakan kini bisa dilakukan lebih fleksibel, bahkan di area yang sebelumnya luput dari pengawasan.

Dirgakkum Korlantas Polri, Faizal mengungkapkan bahwa perangkat terbaru ini membawa lompatan signifikan, terutama dalam hal kecepatan dan transparansi proses tilang.

“ETLE handheld yang kita bawa ini spesifikasinya beda dengan yang ada sekarang. Ini sudah bisa langsung print out. Jadi, misalnya ada pelanggaran, petugas bisa langsung cetak dan di sana sudah ada barcode-nya. Kalau yang lama kan belum ada, jadi prosesnya agak lama. Kalau ini bisa langsung ditempel, ini jauh lebih bagus lagi,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Kamis (2/4/2026).

Dengan fitur cetak instan dan barcode, bukti pelanggaran kini bisa langsung diberikan kepada pengendara di lokasi kejadian. Ini sekaligus memangkas potensi sengketa dan meningkatkan transparansi di lapangan.

Tak hanya itu, kehadiran ETLE handheld juga menjadi strategi untuk mengimbangi ETLE statis yang lokasinya sudah “terbaca” masyarakat. Banyak pengendara selama ini cenderung tertib hanya di titik kamera, namun kembali melanggar di area lain.

- Advertisement -

“Kenapa handheld kita adakan? Karena untuk mengimbangi yang statis. Statis itu di situ saja, dan masyarakat sudah tahu ada kamera di sana. Maka handheld ini mainnya lebih dinamis. Bahkan ini jauh lebih efektif karena sifatnya yang portabel,” tambahnya.

Pendekatan ini membuat pengawasan menjadi lebih adaptif, tidak lagi bergantung pada satu titik, tetapi bisa bergerak mengikuti pola pelanggaran di lapangan.

Namun, Korlantas menegaskan bahwa tujuan utama dari inovasi ini bukan sekadar meningkatkan jumlah tilang. Lebih dari itu, teknologi ini diarahkan untuk menekan angka kecelakaan, khususnya yang berakibat fatal.

“Data itu bisa muncul melalui satu proses rekayasa dan patroli yang baik. Yang penting bagi saya adalah tidak ada lagi hal-hal yang bersifat transaksional di lapangan. Semuanya harus terekam secara valid karena sistem ini menggunakan data yang akurat dan tidak bisa dimanipulasi,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU