HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dalam sebuah hubungan, setiap orang memiliki gaya keterikatan (attachment style) yang berbeda. Salah satu yang cukup sering menimbulkan kebingungan adalah tipe avoidant atau menghindar.
Pasangan dengan kecenderungan ini biasanya memiliki cara tersendiri dalam mengekspresikan perasaan dan menjaga kedekatan emosional.
Memahami ciri-ciri pasangan avoidant dapat membantu kamu menyikapi hubungan dengan lebih bijak.
Sulit Membuka Diri Secara Emosional
Pasangan avoidant cenderung tidak nyaman membicarakan perasaan terdalam mereka. Mereka mungkin terlihat dingin atau tertutup, terutama saat diajak berbicara tentang hal yang bersifat emosional.
Menghindari Kedekatan yang Terlalu Intens
Saat hubungan mulai terasa semakin dekat atau serius, mereka bisa tiba-tiba menjaga jarak. Ini bukan berarti tidak peduli, tetapi karena mereka merasa “terancam” oleh kedekatan yang terlalu dalam.
Cenderung Menarik Diri Saat Ada Konflik
Alih-alih membicarakan masalah, pasangan avoidant sering memilih diam, menghindar, atau bahkan menjauh sementara. Ini bisa membuat komunikasi dalam hubungan menjadi sulit.
Membutuhkan Ruang Pribadi yang Besar
Pasangan avoidant membutuhkan waktu sendiri untuk merasa nyaman. Jika merasa “terlalu dikekang”, mereka bisa menjadi semakin menjauh.



