Misi Senyap di Laut Jawa: KRI Tubun-356 Kawal Kapal Perang Malaysia ke Surabaya

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perairan Laut Jawa menjadi panggung operasi penting TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat diplomasi militer kawasan. Melalui misi pengawalan terukur, KRI Karel Satsuit Tubun-356 menunjukkan kesiapsiagaan dalam menyambut kedatangan kapal perang Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM).

Kapal perang yang berada di bawah kendali Gugus Tempur Laut Koarmada II itu diterjunkan untuk memastikan proses masuknya unsur kapal perang negara sahabat berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur saat melintasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Selasa (31/3/2026).

- Advertisement -

Sejak kontak awal, KRI Tubun-356 langsung melakukan komunikasi taktis berupa sambutan resmi (welcome speech) sebagai bagian dari protokol militer laut internasional. Tahapan ini menjadi penanda dimulainya koordinasi dan pengamanan jalur pelayaran.

Memasuki fase berikutnya, KRI Tubun-356 mengambil peran sebagai pemandu laut (guide ship), mengarahkan dua kapal TLDM—KD Kelantan dan KD Badik—menuju Buoy 5. Proses ini krusial untuk memastikan kapal tamu dapat memasuki jalur pandu dengan aman sebelum bersandar di pelabuhan.

- Advertisement -

Tak berhenti di situ, pengawalan diperketat hingga menuju Dermaga Jamrud, Surabaya. Seluruh pergerakan kapal dikawal ketat untuk menjamin keamanan navigasi di jalur strategis tersebut.

Dari udara, dukungan juga diberikan oleh pesawat TNI AL U-6215 yang melakukan pengamatan maritim serta photo exercise. Sinergi laut dan udara ini memperlihatkan kesiapan operasi terpadu dalam menjaga wilayah perairan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa kendala. Personel dan material berada dalam kondisi aman, menandakan operasi berjalan sesuai standar profesional TNI AL.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengawalan biasa, melainkan bagian dari misi strategis yang lebih luas.

“Kegiatan penyambutan dan pengawalan ini berjalan aman dan lancar. Hal ini menunjukkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta komitmen TNI AL dalam memperkuat kerja sama dan hubungan persahabatan dengan angkatan laut negara sahabat,” demikian keterangan resmi Dispenal dikutip pada Rabu, (1/4/2026).

Misi ini juga merupakan implementasi langsung dari arahan Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya agar seluruh unsur armada selalu siap menjalankan tugas sekaligus membangun kepercayaan dengan mitra internasional.

Di tengah dinamika kawasan, kehadiran KRI Tubun-356 dalam operasi ini menjadi simbol bahwa kekuatan laut Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai jembatan diplomasi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru