HOLOPIS.COM, JAKARTA – Insiden yang melibatkan Marc Marquez dalam sesi Sprint Race MotoGP Amerika Serikat 2026 menjadi sorotan utama dan berujung pada hukuman resmi dari FIM MotoGP Steward.
Peristiwa itu terjadi di Circuit of the Americas, tepatnya di Tikungan 12 pada lap pembuka. Saat itu, Marquez tengah bertarung sengit dengan Fabio Di Giannantonio dalam perebutan posisi ketiga.
Dalam upaya menyalip, Marquez mencoba masuk dari sisi dalam tikungan. Namun, manuver tersebut dinilai terlalu agresif dan melebar.
Bagian depan motornya kemudian mengenai motor Di Giannantonio yang berada di racing line, sehingga membuat pembalap Italia itu tidak memiliki ruang untuk menghindar.
Akibat kontak tersebut, kedua pembalap sempat melanjutkan balapan. Namun situasi memburuk bagi Di Giannantonio yang akhirnya memutuskan mundur dari Sprint Race.
Sementara itu, Marquez harus puas finis di posisi ke-17 setelah kehilangan banyak waktu akibat insiden tersebut.
Dilansir Holopis.com dari laman MotoGP, Senin (30/3/2026) atas kejadian ini, FIM MotoGP Steward menjatuhkan sanksi long lap penalty kepada Marquez untuk balapan utama.
Hukuman ini menjadi kerugian besar bagi rider bernomor #93 tersebut, mengingat ia harus memulai balapan dengan tambahan jarak dan waktu dibandingkan rivalnya.
Penalti ini juga memperumit perjuangan Marquez dalam memburu kemenangan di Circuit of the Americas, sirkuit yang selama ini dikenal sebagai salah satu trek favoritnya.
Start dari posisi keenam di grid, Marquez kini harus bekerja ekstra keras untuk bisa mengejar para pembalap di depan.
Keputusan steward ini menegaskan bahwa setiap manuver agresif yang membahayakan pembalap lain akan mendapat konsekuensi serius, terlebih jika berdampak langsung pada hasil balapan rival.
Dengan penalti tersebut, peluang Marquez untuk tampil maksimal di MotoGP Amerika Serikat 2026 pun menjadi lebih berat. Semua mata kini tertuju pada bagaimana ia mampu bangkit dan menebus kesalahan dalam balapan utama.



