Turki Dekati Amerika dan Iran, Dorong Gencatan Senjata

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Turki mengusulkan gencatan senjata sementara guna meredakan konflik yang memanas di Timur Tengah. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi proses negosiasi antara pihak-pihak yang bertikai, khususnya Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip laporan media berbasis Inggris, Middle East Eye, upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi intensif dengan kedua negara untuk menjajaki peluang kesepakatan damai.

Kementerian Luar Negeri Turki dilaporkan tengah membentuk kelompok perundingan bersama sejumlah mitra dari Eropa, Timur Tengah, dan kawasan lainnya.

Langkah ini bertujuan untuk meredakan ketegangan sekaligus menyeimbangkan pengaruh Israel dalam konflik yang sedang berlangsung.

Namun, sumber diplomatik menyebut Ankara masih meragukan komitmen jangka panjang terhadap gencatan senjata, terutama terkait kemungkinan serangan lanjutan ke Iran.

Salah satu tantangan utama dalam upaya damai ini adalah tuntutan Presiden Donald Trump yang meminta Iran menghentikan program pengayaan uranium.

- Advertisement -

Permintaan tersebut menjadi batu sandungan besar karena dianggap menyentuh kepentingan strategis Teheran.

Ketegangan meningkat sejak 28 Februari lalu, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di berbagai kawasan Timur Tengah.

Meski upaya diplomasi mulai digerakkan, situasi di kawasan masih jauh dari stabil. Ketegangan militer dan perbedaan kepentingan antarnegara menjadi tantangan besar dalam mencapai perdamaian.

Peran Turki sebagai mediator diharapkan dapat membuka peluang dialog, meski jalan menuju kesepakatan damai masih panjang dan penuh ketidakpastian.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU