HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tahun ini, sekitar 4 juta warga diprediksi tetap setia menjaga ibu kota. Kabar baiknya, museum-museum ikonik di Jakarta sudah bersolek dan siap berubah fungsi dari sekadar ruang sejarah menjadi destinasi rekreasi yang cool dan edukatif.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, baru saja melakukan “sidak santai” ke tiga titik panas budaya Museum Kebangkitan Nasional, Galeri Nasional Indonesia, dan Museum Nasional Indonesia (MNI). Misinya satu yakni memastikan museum-museum ini siap menampung lonjakan pengunjung yang mencari alternatif liburan selain mal.
Lupakan kesan museum yang gelap dan membosankan. Menpar Widiyanti menekankan bahwa museum di Jakarta kini telah berevolusi menjadi ruang inklusif yang ramah keluarga. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Museum Nasional Indonesia yang kini punya ruang imersif—teknologi canggih yang membuat pengunjung merasa “masuk” ke dalam cerita sejarah secara visual.
“Museum sekarang sudah jadi ruang rekreasi yang relevan dan interaktif. Buat yang tidak ke luar negeri atau tidak mudik, mari berwisata di dalam negeri saja,” ajak Menpar Widiyanti di sela-sela peninjauannya, Selasa (17/3).
Menyadari akan ada jutaan orang yang mencari hiburan di Jakarta, Kemenpar memberikan perhatian ekstra pada beberapa detail teknis agar pengunjung tetap nyaman meski ramai. Salah satu fokus utamanya adalah pengelolaan alur pengunjung dan sistem antrean.
Skema crowd control telah disiapkan secara matang agar tidak terjadi penumpukan massa di dalam ruang pameran, sehingga setiap sudut koleksi tetap bisa dinikmati dengan lega.
Selain pengaturan fisik, digitalisasi layanan juga menjadi garda terdepan dalam menyambut wisatawan. Menpar mendorong pengoptimalan sistem pembelian tiket secara daring (online).
Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir antrean panjang di loket fisik, sehingga warga tidak perlu lagi berdiri lama di bawah terik matahari Jakarta hanya untuk mendapatkan tiket masuk.
Aspek yang tak kalah krusial adalah jaminan kebersihan dan keamanan di area museum. Menpar memastikan fasilitas umum, mulai dari toilet hingga area istirahat, tetap dalam kondisi kinclong dan higienis.
Di sisi lain, sistem keamanan juga diperketat untuk menjamin keselamatan seluruh pengunjung, memberikan rasa tenang bagi keluarga yang membawa anak-anak mereka berpetualang di dunia sejarah.
Kunjungan Menpar ini juga menjadi bagian dari gerakan promosi besar-besaran agar warga Jakarta tidak bingung mencari tempat hiburan. Selain museum, Kemenpar juga sudah memetakan 170 titik destinasi dan menyiapkan 118 event seru yang masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara.
Bagi Anda yang ingin merencanakan rute liburan museum selama libur Nyepi dan Lebaran ini, semua informasi lengkap mulai dari jam operasional hingga daftar acara bisa langsung diintip di portal resmi indonesia.co.id.


