Grab Alokasikan Dana Abadi US$3,2 Juta untuk Program GrabForGood 2026

0 Shares

HOLOPIS.COM, SINGAPURA – Grab, platform aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara, resmi mengumumkan komitmen pendanaan sebesar US$3,2 juta (sekitar Rp50 miliar) untuk tahun 2026 melalui program dana abadi GrabForGood Fund.

Pengumuman yang dirilis pada Jumat (13/3/2026) ini bertujuan untuk memperkuat dukungan bagi mitra dan masyarakat melalui tiga pilar utama: pendidikan, bantuan komunitas, dan penanggulangan bencana.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk berbagai program unggulan, salah satunya adalah GrabScholar. Program ini memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera serta beasiswa penuh berbasis prestasi bagi pelajar yang memiliki potensi akademik kuat namun terkendala keterbatasan finansial.

Group CEO dan Co-Founder Grab, Anthony Tan, menyatakan bahwa GrabForGood Fund dirancang untuk membantu masyarakat membangun masa depan yang lebih baik. Selain dana dari perusahaan, Anthony Tan juga memberikan kontribusi pribadi senilai lebih dari US$16 juta sebagai bentuk komitmen terhadap misi jangka panjang program tersebut.

“Pada tahun 2026, kami berharap berbagai program ini dapat membuka lebih banyak peluang, mulai dari penyediaan makanan bergizi di sekolah hingga pemberian beasiswa penuh bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas,” ujar Anthony.

Sepanjang tahun 2025, program ini tercatat telah menyalurkan lebih dari US$2 juta kepada lebih dari 3.600 siswa melalui beasiswa GrabScholar di seluruh Asia Tenggara. Sejak diluncurkan pada 2022, total penerima manfaat program pendidikan ini mencapai 8.238 orang yang mencakup mitra pengemudi, mitra merchant, hingga masyarakat umum.

- Advertisement -

Di Indonesia, salah satu penerima beasiswa tahun 2025, Arsyi Falahi Ummi, yang juga merupakan mitra pengemudi perempuan, kini tengah menempuh pendidikan Desain Grafis di Universitas Brawijaya berkat dukungan fasilitas biaya dan perangkat laptop dari program ini.

Selain pendidikan, Grab juga terus menjalankan inisiatif komunitas lain melalui GrabAcademy yang telah melatih 1,5 juta mitra pengemudi selama setahun terakhir. Perusahaan juga tetap fokus pada inklusivitas melalui program bagi pengemudi perempuan dan penyandang disabilitas (GrabAccess), serta menjalankan 17 proyek pelestarian lingkungan di bawah naungan Program Hijau.

Melalui langkah ini, Grab berupaya menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis (triple bottom line) dengan dampak sosial yang positif serta keberlanjutan lingkungan di wilayah operasionalnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU