HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepergian penyanyi Indonesia Vidi Aldiano masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, penggemar, serta para sahabat dekatnya. Salah satu yang merasakan kehilangan besar adalah Anindyo Baskoro atau yang lebih dikenal sebagai Nino dari grup musik RAN.
Beberapa hari setelah kabar duka tersebut, Nino mengaku mengambil waktu untuk merefleksikan diri dan memproses kesedihan yang ia rasakan atas kepergian sahabatnya itu. Menurutnya, kehilangan sosok Vidi menjadi pukulan yang sangat berat bagi dirinya dan lingkaran pertemanan mereka.
“Sedih itu pasti, dari kemarin saya sudah memakai waktu sebanyak-banyaknya untuk meratapi kepergiannya [Vidi],” ujar Nino.
Pasca kehilangan sahabat dekatnya, Nino mengaku sempat larut dalam kesedihan selama beberapa hari. Namun seiring waktu, pelantun ‘Dekat Di Hati’ itu mulai mencoba bangkit dan menemukan cara untuk mengenang sahabatnya dengan lebih positif.
Bagi Nino, salah satu cara terbaik untuk menghormati sahabatnya adalah dengan merayakan kehidupan yang pernah dijalani Vidi, bukan hanya berfokus pada kepergiannya.
“Tapi selesai sedihnya semoga nanti hadir pula rasa ingin merayakan kehidupannya. Karena salah satu yang penting buat saya saat ini adalah bukan kenapa dia pergi, tapi bagaimana dia hidup kemarin,” ungkapnya.
Nino juga menuturkan bahwa kehadiran Vidi memberikan dampak besar dalam kehidupannya, baik secara pribadi maupun dalam perjalanan kariernya di dunia musik. Sosok Vidi dikenal sebagai pribadi yang penuh semangat dan selalu membawa energi positif bagi orang-orang di sekitarnya.
Menurutnya, Vidi Aldiano bukan hanya sekadar teman, tetapi juga salah satu orang terdekat dalam lingkaran persahabatan mereka. Kehadiran Vidi, kata Nino, memiliki pengaruh besar dalam hidupnya dan juga bagi sahabat-sahabat mereka yang lain. Ia pun berharap semangat yang selalu ditunjukkan oleh Vidi semasa hidupnya dapat terus ia bawa dalam perjalanan hidup dan karya-karyanya ke depan.
“Moga-moga semangatnya bisa saya bawa terus ke mana pun saya berjalan, saya berkarya,” tutupnya.


