HOLOPIS.COM, JAKARTA – Persiapan mudik bukan hanya soal tiket dan baju baru, tapi juga memastikan “nyawa” kendaraan Anda, yaitu sistem pengereman, dalam kondisi prima. Mengingat mobil mudik biasanya membawa beban penuh penumpang dan barang, performa rem yang optimal menjadi harga mati untuk keselamatan.
Asisten Kepala Layanan untuk Departemen Purnajual PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, mengingatkan pemilik kendaraan untuk melakukan pengecekan menyeluruh. Rem yang responsif adalah kunci utama menghadapi berbagai medan jalan, mulai dari kemacetan hingga tanjakan curam.
Cek Kampas dan Piringan: Jangan Tunggu Tipis!
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa ketebalan kampas rem. Jika sudah tipis, daya cengkeram akan hilang dan berisiko merusak piringan cakram (disc brake). Pastikan permukaan piringan tetap rata agar setir tidak bergetar saat Anda menginjak pedal rem.
Jangan lupa, rem tromol di roda belakang juga perlu disetel ulang. Hal ini sangat krusial agar rem tangan tetap “pakem” saat mobil harus berhenti di tengah tanjakan.
Bahaya Tersembunyi di Minyak Rem
Minyak rem sering kali terlupakan, padahal fungsinya vital sebagai penyalur tekanan pedal ke roda. Karena sifatnya yang menyerap uap air, minyak rem yang lama tidak diganti bisa menurunkan titik didih dan memicu korosi.
Hariadi mengimbau penggunaan minyak rem yang sesuai spesifikasi agar segel karet tidak rusak. Selain itu, pastikan tidak ada udara yang terjebak dalam sistem hidraulis (bleeding) agar pedal rem tidak terasa “ngempos” atau lemah.
Teknik Berkendara: Jangan Hanya Andalkan Rem
Saat menghadapi jalanan pegunungan yang naik-turun, risiko brake fade (rem panas) dan vapor lock (minyak rem menguap) mengintai. Untuk menghindarinya, pengendara disarankan tidak hanya mengandalkan pedal rem.
“Kombinasikan penggunaan rem dengan teknik engine brake guna membantu mengurangi beban kerja mekanis pada piringan dan kampas rem,” saran Hariadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Pantau Dashboard
Mobil modern kini dilengkapi fitur canggih seperti ABS, EBD, dan Brake Assist. Namun, fitur ini hanya akan bekerja maksimal jika sensornya bersih dan sistem komputerisasinya normal. Jika lampu indikator ABS di dashboard menyala, jangan tunda lagi.
Hariadi menyarankan segera membawa mobil ke bengkel resmi agar teknisi bisa memastikan komputerisasi sistem bekerja dengan baik. Ingat, keselamatan keluarga di perjalanan mudik dimulai dari kondisi kaki-kaki kendaraan yang sehat.

