Israel Ancam Hukuman Penjara bagi yang Rekam Kehancuran Tel Aviv Usai Serangan Iran

5 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Israel punya aturan dengan melarang warganya yang merilis gambar atau video kerusakan wilayah negara Zionis itu seperti Tel Aviv. Bagi yang melanggar, maka bakal dijatuhi hukuman pidana.

Demikian disampaikan politikus Inggris George Galloway dalam video yang viral di media sosial. Mantan anggota parlemen Inggris itu menyinggung wilayah Israel yang sudah hancur imbas serangan balasan Iran.

Menurut dia, masyarakat dunia tak mengetahui peristiwa sebenarnya. “Anda tidak mengetahuinya karena dua alasan. Pertama, siapapun yang mempublikasikan gambar atau video kerusakan di Tel Aviv segera dijatuhi hukuman lima tahun penjara,” kata Galloway dikutip pada Minggu, (9/3/2026).

Dia menambahkan Israel juga sudah melakukan sensor terhadap sejumlah media massa. Ia menyebut sejumlah media massa terutama dari Barat disensor dengan dilarang melakukan rekaman kondisi Tel Aviv yang porak poranda seperti Gaza, Palestina.

“Mereka (media) telah disensor Israel sehingga tak menyiarkan rekaman bahwa kondisi Tel Aviv yang sekarang seperti Gaza,” tutur Galloway.

Galloway mengaku tahu kondisi itu karena berdasarkan informasi dari sejumlah temannya yang berada di Israel. “Saya punya teman di Tel Aviv, Jalan Sheinkin, Tel Aviv dekat wilayah Dizengof Square Tel Aviv. Mereka sudah menyaksikan. Dan, mereka memberi tahu saya dari mulut mereka sendiri,” jelas Galloway.

- Advertisement -
Kerusakan Tel Aviv Holopis
Kerusakan parah Tel Aviv, Israel pasca serangan rudal Iran. (Foto: Istimewa).

Menurut dia, kondisi Tel Aviv yang seperti Gaza karena sistem pertahanan Udara Israel tidak lagi beroperasi karena serangan bertubi-tubi rudal Iran.

“Orang Iran menyerang dengan kapan saja dengan rudal balistik berbekuatan kuat. 50 rudal balistik menghantam Tel Aviv tadi malam,” sebutnya.

Dia juga menyebut pemberitaan selama ini soal jumlah korban Israel-Amerika Serikat (AS) juga disebut tak benar. Ia mengklaim pangkalan militer AS di negara Teluk yang disasar Iran juga sudah hancur.

“Ada hampir 1.000 orang warga Amerika yang tewas dan mereka tak bisa disembunyikan selamanya,” ujar Galloway.

Konflik AS-Israel vs Iran terus memanas di hari kesepuluh peperangan. Iran yang murka karena tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei terus menyerang wilayah Israel dengan rudal balistik generasi terbarunya.

Begitu juga sejumlah pangkalan militer AS di sejumlah negara Teluk yang juga disasar Iran. Iran menolak jalur diplomasi dengan AS-Israel.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU