Alif Raya Market 2026, Tempat ‘Nongkrong’ Estetik Sambil Berburu Outfit Lebaran

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tahun ini, Alif Raya Market 2026 sukses menyulap kawasan legendaris Pasaraya Blok M menjadi sebuah oase modest lifestyle yang estetik, sekaligus membuktikan bahwa tampil religius bisa berjalan beriringan dengan nafas modernitas urban.

Resmi dibuka pada Kamis (5/3), acara ini bukan sekadar ajang pamer busana. Kehadiran Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberi sinyal kuat bahwa industri modest fashion lokal kini telah berevolusi menjadi “The New Engine of Growth” atau mesin pertumbuhan utama bagi ekonomi kreatif Indonesia.

Alif Raya Market 2026 hadir mendobrak stigma. Di bawah tangan dingin sang founder, Muhammad Triangga, acara ini dirancang sebagai ruang temu bagi komunitas muslim yang ingin tetap relevan dengan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Kami ingin menghadirkan ruang kreatif yang modern dan dekat dengan gaya hidup anak muda. Jadi, teman-teman bisa tetap tampil stylish tanpa harus menanggalkan nilai-nilai yang mereka yakini,” tutur Triangga.

Memasuki area pameran, pengunjung tidak hanya disambut oleh deretan jenama lokal papan atas yang memamerkan koleksi eksklusif siap ekspor, tetapi juga sebuah ekosistem gaya hidup yang utuh.

Di sela-sela perburuan outfit Lebaran, pengunjung bisa menikmati instalasi seni yang artistik, mengikuti talkshow inspiratif yang membedah masa depan industri kreatif, hingga ikut serta dalam berbagai aktivitas sosial Ramadan yang inklusif.

- Advertisement -

Keunikan acara ini makin dipertegas dengan lokasinya di Blok M. Kawasan yang kini menjadi pusat skena kreatif Jakarta tersebut seolah mendapatkan “ruh” baru melalui Alif Raya Market, menjadikannya pusat tren modest lifestyle dunia selama empat hari penuh (5–8 Maret 2026).

Potensi besar ini pun diamini oleh Direktur Fesyen Kementerian Ekonomi Kreatif, Romi Astuti. Ia mencatat bahwa menurut laporan State of the Global Islamic Economy, Indonesia saat ini sudah bertengger di peringkat pertama dunia untuk urusan modest fashion.

“Kita sudah punya kualitas yang bicara sendiri. Cukup beri satu kesempatan untuk mencoba produk lokal, maka kebanggaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Romi penuh optimisme.

Wamen Ekraf Irene Umar pun merangkum fenomena ini sebagai momentum kebangkitan. “Brand lokal butuh panggung yang tepat. Lewat event ini, kita menunjukkan bahwa produk kreatif Indonesia bukan cuma siap bersaing di level nasional, tapi sudah sangat layak masuk pasar global.”

Bagi Anda yang bosan dengan gaya Lebaran yang itu-itu saja, Alif Raya Market adalah destinasi wajib sebelum gelaran ini berakhir pada 8 Maret mendatang. Inilah tempat di mana spiritualitas, kreativitas, dan tren masa depan bertemu dalam satu ruang yang penuh gaya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU