HOLOPIS.COM, JAKARTA – Harga emas hari ini di Pegadaian pada perdagangan hari ini, Selasa 3 Maret 2026, kompak mengalami kenaikan, baik untuk produk emas Galeri 24 maupun UBS.
Berdasarkan data yang dihimpun Holopis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, kenaikan harga ini tercatat pada semua ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga pecahan terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram.
Untuk emas Galeri 24 ukuran 0,5 gram, harga dibanderol Rp 1.664.000. Angka tersebut naik Rp 22.000 dibandingkan harga yang dipatok pada perdagangan Senin kemarin.
Sementara itu, harga emas UBS ukuran 0,5 gram juga ikut naik Rp 15.000. Sehingga emas keluaran PT Untung Bersama Sejahtera itu kini dijual Rp 1.727.000.
Kenaikan juga terjadi pada pecahan 1 gram. Harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram hari ini berada di level Rp 3.173.000.
Sedangkan emas UBS ukuran 1 gram naik menjadi Rp 3.195.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Namun demikian, untuk rincian harga emas Antam di laman Sahabat Pegadaian tercatat belum kembali ditampilkan sejak Jumat 24 Oktober 2025 lalu.
Sebagai informasi, Pegadaian menjual emas UBS dan Galeri 24 dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Khusus emas Galeri 24, tersedia pula ukuran jumbo hingga 1.000 gram.
Berikut rincian lengkap harga emas hari ini di Pegadaian per 3 Maret 2026:
Harga Emas Galeri 24
- 0,5 gram: Rp 1.664.000
- 1 gram: Rp 3.173.000
- 2 gram: Rp 6.270.000
- 5 gram: Rp 15.560.000
- 10 gram: Rp 31.037.000
- 25 gram: Rp 77.176.000
- 50 gram: Rp 154.230.000
- 100 gram: Rp 308.308.000
- 250 gram: Rp 768.877.000
- 500 gram: Rp 1.537.753.000
- 1.000 gram: Rp 3.075.505.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp 1.727.000
- 1 gram: Rp 3.195.000
- 2 gram: Rp 6.341.000
- 5 gram: Rp 15.670.000
- 10 gram: Rp 31.174.000
- 25 gram: Rp 77.781.000
- 50 gram: Rp 155.243.000
- 100 gram: Rp 310.363.000
- 250 gram: Rp 775.678.000
- 500 gram: Rp 1.549.535.000
Dengan tren kenaikan ini, investor ritel perlu mencermati pergerakan harga emas Pegadaian sebagai salah satu instrumen lindung nilai (safe haven), terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif.


