Iran Sambut Hangat Inisiatif Prabowo Jadi Mediator Konflik

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia secara resmi memberikan apresiasi tinggi terhadap posisi diplomatik Pemerintah Indonesia di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah. Teheran menyatakan kesiapannya untuk menerima inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang menawarkan diri sebagai jembatan dialog untuk meredakan ketegangan global.

Dalam siaran pers yang dirilis pada Minggu (1/3/2026), pihak Kedubes Iran menyambut baik keseriusan Presiden Prabowo dalam melakukan upaya mediasi. Selain mengapresiasi dukungan moral dari rakyat Indonesia, Teheran juga menitipkan pesan diplomasi yang kuat agar Indonesia tetap berada di garis depan penegakan hukum internasional.

“Kedutaan Besar Iran menyampaikan apresiasi atas sokongan konsisten dari pemerintah dan masyarakat Indonesia. Kami menyambut baik kesiapan Presiden RI untuk memediasi konflik ini,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Namun, Iran juga menekankan bahwa mediasi harus dibarengi dengan keberanian moral. Mereka mendorong para pejabat di Jakarta untuk tidak ragu melontarkan kecaman terhadap tindakan militer Amerika Serikat dan Israel yang dinilai sebagai bentuk agresi ilegal.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah lebih dulu memberikan sinyal hijau melalui pernyataan resmi pada Sabtu 28 Februari 2026. Jakarta menegaskan posisi Indonesia yang siap menjadi fasilitator dialog jika seluruh pihak yang bertikai memberikan persetujuan.

Bentuk keseriusan ini bukan sekadar retorika di atas kertas. Presiden Prabowo dikabarkan bersedia melakukan kunjungan langsung ke Teheran demi menjalankan misi perdamaian tersebut secara tatap muka. Langkah berani ini diambil mengingat eskalasi di Timur Tengah kian mengkhawatirkan dan mengancam stabilitas dunia.

“Indonesia sangat menyayangkan kebuntuan negosiasi antara AS dan Iran yang akhirnya meledak menjadi konfrontasi militer di kawasan,” ungkap pihak Kemlu RI.

Suhu politik dunia mendidih setelah Amerika Serikat di bawah komando Donald Trump, bersama Israel, meluncurkan serangan udara gabungan ke wilayah Iran. Serangan ini merupakan buntut dari kegagalan total perundingan nuklir tidak langsung yang selama ini diupayakan di meja diplomasi.

Selama proses tersebut, Donald Trump secara konsisten memberikan peringatan keras bahwa Washington tidak akan membiarkan Teheran memiliki hulu ledak nuklir. Selain isu nuklir, AS juga bersikeras agar Iran membatasi secara ketat pengembangan program rudal balistiknya, sebuah tuntutan yang ditolak mentah-mentah oleh Teheran hingga memicu terjadinya “perang terbuka” saat ini.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU
[holopis_popular mode="shortcode"]