HOLOPIS.COM, JAKARTA – Satgas TNI Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan 18 karyawan PT Freeport Indonesia.
Dimana 18 orang tersebut terjebak selama tiga hari di Pos Tower 270, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dari ancaman teroris Papua atau yang sudah dicap kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto menjelaskan, operasi penyelamatan telah dilaksanakan sejak Sabtu (10/1) yang lalu.
“Operasi penyelamatan dilakukan setelah para pekerja sempat terisolasi akibat gangguan keamanan di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau,” ucap Lucky dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Holopis.com, Rabu (14/1).
Lucku menegaskan bahwa 18 pekerja tersebut dievakuasi tanpa kontak senjata dalam operasi yang direncanakan secara senyap, terukur, dan profesional dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel dan warga sipil.
Personel TNI bergerak menembus medan ekstrem pada ketinggian lebih dari 2.500 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL) di pegunungan Papua, dimana ancaman keamanan dan kondisi geografis yang berat menjadi tantangan utama.
“Operasi penyelamatan ini dilaksanakan di tengah medan yang sangat sulit dengan tingkat ancaman tinggi serta keterbatasan waktu sebagai faktor krusial,” jelasnya.
Lucky menambahkan bahwa seluruh tahapan operasi dilakukan dengan perencanaan matang dan disiplin taktis sehingga tidak ada korban jiwa baik dari pihak pekerja maupun personel TNI yang terlibat.
“Operasi ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam melindungi warga negara dan menjaga keamanan objek vital nasional, termasuk fasilitas strategis seperti area pertambangan Freeport,” tutupnya.



