Korsel Minta China Turun Tangan Atasi Krisis Nuklir Korea Utara

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta Presiden China, Xi Jinping untuk berperan sebagai mediator dalam upaya menyelesaikan krisis nuklir Korea Utara, serta meredakan ketegangan antar-Korea.

Permintaan tersebut disampaikan Lee saat pertemuan puncak dengan Xi Jinping di Beijing. Hal itu diungkapkan Lee kepada wartawan dalam kunjungannya ke Shanghai, China, Rabu.

Lee mengatakan kepada Xi bahwa seluruh jalur komunikasi antara Korea Selatan dan Korea Utara saat ini terputus total. Karena itu, ia menilai China memiliki posisi strategis untuk mendorong dialog dan perdamaian di Semenanjung Korea.

“Saya menyampaikan bahwa akan sangat baik jika China dapat memainkan peran sebagai mediator perdamaian,” ujar Lee, seperti yang dikutip Holopis.com dari ABC News.

China merupakan mitra dagang terbesar sekaligus pendukung diplomatik utama Korea Utara. Korea Selatan dan Amerika Serikat selama ini terus mendesak Beijing agar menggunakan pengaruhnya untuk membujuk Pyongyang kembali ke jalur diplomasi atau menghentikan program nuklirnya. Namun, China kerap menyerukan sikap menahan diri dan beberapa kali menghalangi upaya pengetatan sanksi internasional terhadap Korea Utara.

Korea Utara hingga kini menolak berdialog dengan Korea Selatan dan AS. Pyongyang juga terus memperluas persenjataan nuklirnya sejak perundingan tingkat tinggi antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump gagal pada 2019.

- Advertisement -

Sejak menjabat pada Juni tahun lalu, pemerintahan Lee berupaya membuka kembali pembicaraan dengan Korea Utara. Namun, upaya tersebut sebagian besar diabaikan. Pada Juli lalu, Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un, menilai kebijakan Lee tidak berbeda dengan pemerintahan sebelumnya karena tetap mengandalkan aliansi dengan AS dan bersikap keras terhadap Korea Utara.

Lee juga mengungkapkan bahwa Perdana Menteri China Li Qiang menyampaikan pandangan serupa mengenai pentingnya kesabaran dalam pertemuan terpisah pada Selasa.

Dalam kesempatan itu, Lee menegaskan komitmennya mendorong denuklirisasi Korea Utara secara bertahap dengan imbalan manfaat yang sepadan. Ia menilai langkah awal yang krusial adalah membekukan program nuklir dan rudal Korea Utara untuk mencegah pengembangan lebih lanjut.

“Jika kondisi saat ini dibiarkan, itu akan merugikan Asia Timur Laut dan dunia, karena senjata nuklir Korea Utara terus diproduksi,” kata Lee.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Aisha Balqis Salsabila
Achmad Husin Alifiah
Aisha Balqis Salsabila, Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU