JAKARTA, Holopis.com – Hyundai siap gegerkan GIIAS 2026 dengan 4 mobil baru, termasuk dugaan kuat SUV listrik Inster EV sebagai EV murah terbaru di Indonesia.
Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diprediksi akan menjadi panggung besar bagi industri otomotif nasional.
Salah satu sorotan utama datang dari PT Hyundai Motors Indonesia yang disebut tengah menyiapkan empat model kendaraan baru untuk diperkenalkan kepada publik Indonesia.
Rencana tersebut menambah antusiasme pecinta otomotif, terutama karena salah satu model yang santer dibicarakan adalah SUV listrik kompak Hyundai Inster.
Mobil ini digadang-gadang akan menjadi kandidat kuat sebagai kendaraan listrik (EV) Hyundai dengan harga paling terjangkau di pasar Indonesia jika resmi meluncur.
Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menghadirkan total 14 unit kendaraan di booth Hyundai pada gelaran GIIAS 2026.
Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan model baru yang berasal dari berbagai segmen.
“Empat model baru tersebut mencakup SUV EV, MPV EV, MPV hybrid, serta prototipe EV 7-seater terbaru,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.
Pernyataan itu langsung memicu spekulasi mengenai identitas kendaraan yang akan dibawa Hyundai.
Dari berbagai dugaan yang berkembang, nama Hyundai Inster menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengisi segmen SUV listrik kompak tersebut.
Spekulasi ini diperkuat dengan adanya pendaftaran merek Inster oleh Hyundai Motor Company di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM sejak 2024.
Berdasarkan data Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), permohonan tersebut diajukan pada Januari 2024 dan diumumkan pada Februari 2024, dengan klasifikasi kendaraan listrik.
Selain itu, informasi dari jaringan penjualan Hyundai juga sempat menyebut bahwa perusahaan tengah menyiapkan peluncuran model tersebut untuk pasar Indonesia, meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait waktu peluncurannya.
Di pasar global, Hyundai Inster dikenal sebagai SUV listrik berukuran kecil yang berada di bawah Hyundai Kona Electric.
Di Korea Selatan, model ini juga dipasarkan dengan nama Casper Electric.
Dengan dimensi yang ringkas, kendaraan ini dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan yang padat.
Secara ukuran, Hyundai Inster memiliki panjang sekitar 3.825 mm, lebar 1.610 mm, tinggi 1.605 mm, serta jarak sumbu roda 2.580 mm.
Dimensi tersebut membuatnya lebih lincah dan mudah dikendalikan di jalanan perkotaan yang sempit maupun padat.
Dari sisi performa, mobil ini dibekali baterai berkapasitas 49 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga sekitar 84,5 kW.
Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 315 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, cukup untuk kebutuhan harian masyarakat urban.
Selain efisiensi daya, Hyundai juga menyematkan berbagai fitur keselamatan dan bantuan berkendara melalui teknologi Hyundai SmartSense.
Fitur yang disematkan antara lain Blind Spot View Monitor (BVM), Surround View Monitor (SVM), serta Blind Spot Collision Avoidance Assist (BCA) yang membantu meningkatkan keamanan saat berkendara.
Jika benar dipasarkan di Indonesia, Hyundai Inster akan menjadi tambahan penting dalam lini kendaraan listrik Hyundai.
Kehadirannya juga diperkirakan akan memperluas pilihan konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik dengan ukuran lebih ringkas dan harga yang lebih kompetitif dibanding Hyundai Kona Electric yang saat ini dijual mulai sekitar Rp 499 juta (OTR Jakarta).
Selain SUV listrik, Hyundai juga diperkirakan akan membawa kejutan lain berupa MPV listrik, MPV hybrid, serta sebuah prototipe EV 7-seater yang masih dirahasiakan.
Langkah ini menunjukkan strategi agresif Hyundai dalam memperkuat portofolio kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Dengan deretan produk tersebut, GIIAS 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting bagi Hyundai untuk mempertegas posisinya di pasar otomotif nasional yang kini semakin bergerak menuju era elektrifikasi.


