HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meyakini bahwa Indonesia akan menjadi negara yang kuat. Namun harus didukung oleh seluruh stakeholder yang ada. Sehingga ia pun meminta kepada para jajarannya untuk bisa membantunya, termasuk dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
“Para pejabat, para pemimpin, rekan-rekan saya, pembantu-pembantu saya. Saya minta dukunganmu. mari kita bersatu, mari kita kompak, kita Lawan korupsi, kita berantas penyelewengan, kita tegakkan hukum, jangan ragu-ragu,” kata Prabowo dalam acara Panen Raya dan Swasembada Pangan di kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Dalam aspek penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tersebut, Prabowo mengklaim bahwa negara telah berhasil melakukan penindakan terhadap para penyeleweng lahan kebun sawit yang melanggar hukum. Bahkan di tahun ini, upaya penindakan dan penegakan hukum tersebut akan terus ditingkatkan.
“Kita sudah menguasai sudah kita empat juta hektar kebun kelapa sawit yang melanggar hukum, dan tahun 2026 mungkin kita akan sikat tambahan 4 atau 5 juta lagi,” ujarnya.
Selain kebun sawit ilegal, Prabowo juga mengklaim telah melakukan penindakan terhadap para penambang ilegal yang selama ini beroperasi. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan aset negara agar tidak dikorupsi.
Karena dalam benaknya, Prabowo tak ingin ada uang rakyat yang dikorupsi. Semua harus kembali kepada rakyat tanpa terkecuali.
“Kita sudah bertindak terhadap ratusan tambang ilegal, sudah ratusan triliun kita selamatkan. Masih banyak yang bocor, (maka) terus kita kerja, karena uang rakyat harus bener-bener dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, tidak boleh sepeser rupiah pun tidak sampai ke rakyat, ini tekad saya sebagai presiden yang dilantik dan dipilih oleh rakyat,” tegas Prabowo.
Ditambah lagi, sepanjang perjalanan kepemimpinan nasionalnya setahun terakhir, Prabowo merasa bahwa tim di Kabinet Merah Putih pun sudah membuktikan dedikasinya.
“Ini tugas kabinet merah putih. Alhamdulillah, setelah satu tahun saya melihat kabinet yang saya pimpin bekerja, saya bangga, kerja sama kita cukup baik, kita sudah menjadi tim yang tidak usah menunggu perintah,” ucapnya.


