HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI melalui Satuan Peralatan Kodam (Paldam) Iskandar Muda membangun sumur bor untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Aceh. Upaya TNI itu untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh.
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan pembangunan sumur bor itu dilaksanakan di empat titik yang mengalami krisis air bersih pascabencana. Empat daerah itu yakni Gampong Bale Panah di Kabupaten Bireuen; Desa Kubu, Kabupaten Bireuen; satu titik di Kabupaten Pidie Jaya; serta satu titik lainnya di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut Kolonel Agung, langkah TNI itu menjadi bagian dari upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Sebab, sumber air bersih warga tercemar lumpur imbas bencana banjir dan longsor.
“Yang dilakukan TNI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya air bersih. Banjir dan tanah longsor yang terjadi sebelumnya menyebabkan sejumlah sumber air warga tercemar lumpur dan tidak dapat digunakan,” kata Kolonel Agung, dalam keterangan Puspen TNI, Rabu, (17/12/2025).
Dijelaskan Kolonel Agung, pelaksanaan pembangunan sumur bor dilakukan dengan mengerahkan personel serta peralatan Paldam Iskandar Muda. Pun, pembangunan sumur bor dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan tingkat dampak bencana di masing-masing wilayah.
“Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap agar sumber air yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tutur Kolonel Agung.
Lebih lanjut, dia mengatakan dengan ikhtiar TNI maka diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak di Aceh bisa terpenuhi. Selain itu, kesehatan warga tetap terjaga. Selain itu, aktivitas kehidupan sehari-hari dapat kembali berjalan normal.
“TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat dan pascabencana sebagai wujud pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara,” ujar Kolonel Agung.


