WHO : Virus Influenza A Dominasi Musim Flu Global

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktivitas influenza dilaporkan mengalami peningkatan di berbagai belahan dunia sejak Oktober tahun ini, dengan virus influenza A mendominasi peredaran. Hal tersebut disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan terbarunya yang dirilis pada Rabu (10/12) malam waktu setempat.

“Peningkatan ini bertepatan dengan dimulainya musim dingin di Belahan Bumi Utara serta lonjakan musiman infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh influenza dan virus pernapasan lainnya,” demikian disampaikan dikutip Holopis.com, Rabu (10/12).

Meski tingkat influenza global masih berada dalam kisaran musiman yang diperkirakan, WHO mencatat adanya peningkatan lebih awal dan aktivitas virus yang lebih intens dibandingkan biasanya di sejumlah wilayah. Kondisi ini terutama melibatkan virus influenza A, khususnya subtipe H3N2.

Di banyak negara di Belahan Bumi Utara, tingkat infeksi saluran pernapasan akut dilaporkan meningkat. Lonjakan ini dipicu oleh epidemi musiman berbagai patogen pernapasan, seperti influenza, respiratory syncytial virus (RSV), serta virus saluran pernapasan lainnya.

WHO juga menegaskan bahwa waktu kemunculan, durasi, intensitas, hingga tingkat keparahan setiap gelombang influenza musiman masih sulit diprediksi. Faktor-faktor tersebut sangat dipengaruhi oleh jenis virus yang beredar, tingkat imunitas populasi, serta kondisi lingkungan.

Beberapa negara di Belahan Bumi Utara melaporkan musim flu yang dimulai lebih awal, meskipun aktivitas virus belum mencapai ambang batas epidemi. Sementara itu, sejumlah wilayah di Belahan Bumi Selatan mencatat aktivitas virus di atas rata-rata dalam beberapa bulan terakhir.

- Advertisement -

Di wilayah beriklim sedang, subtropis, dan tropis, deteksi virus H3N2 dilaporkan meningkat, sehingga virus ini menjadi dominan sejak akhir September lalu.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa virus influenza musiman terus mengalami evolusi. Sejak Agustus 2025, berdasarkan data urutan genetik yang tersedia, terdeteksi peningkatan virus H3N2 J.2.4.1 atau subclade K di sejumlah negara.

Meski virus subclade K menunjukkan beberapa perubahan genetik dibandingkan virus H3N2 terkait, data epidemiologi saat ini belum menunjukkan adanya peningkatan keparahan penyakit.

WHO menegaskan bahwa vaksin influenza tetap penting, terutama bagi kelompok berisiko tinggi mengalami komplikasi serta para pengasuh mereka. Meskipun galur virus yang beredar dapat berbeda dengan strain yang terdapat dalam vaksin, vaksin influenza musiman tetap mampu memberikan perlindungan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU