HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah insiden serius terjadi di halaman SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12) pukul 07.00 WIB pagi tadi. Mobil yang digunakan untuk mendistribusiikan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kehilangan kendali saat memasuki area sekolah dan menabrak sejumlah siswa serta guru yang sedang bersiap mengikuti kegiatan pagi.
Akibat kejadian ini, 20 orang dinyatakan luka-luka, yang terdiri dari 19 siswa dan 1 guru. Berikut ini kronologi kejadian yang saat ini sedang diselidiki polisi.
Kronologi Kejadian
Mobil operasional tersebut awalnya datang untuk mengantarkan paket makanan bergizi bagi para penerima program. Namun ketika memasuki halaman sekolah, kendaraan tiba-tiba melaju tak terkendali. Mobil itu kemudian menghantam barisan siswa dan guru yang sedang berbaris sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Beberapa siswa terlihat terpental dan langsung tergeletak di lokasi. Suasana halaman sekolah berubah panik. Dalam video yang beredar di Instagram melalui akun @jakut_update, guru dan siswa tampak berlarian sambil berusaha menolong para korban yang terkena benturan.
Petugas sekolah dan warga sekitar langsung mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat luka yang dialami para siswa dan guru. Polisi juga belum mengungkap penyebab pasti mengapa kendaraan tersebut hilang kendali.
Tindakan Kepolisian dan Kondisi Terkini
Seusai kejadian, polisi bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan sopir kendaraan.
“Untuk sopir sudah diamankan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, dikutip Holopis.com, Kamis (11/12).
Budi menambahkan bahwa Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, sudah berada di tempat kejadian untuk mengoordinasikan penanganan. Prioritas utama aparat adalah pendataan korban dan memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan medis secepat mungkin.
“Saat ini kapolres lagi di TKP, mendatakan korban, prioritas utama membawa korban ke RS untuk ditangani medis,” katanya.
Hingga artikel ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan sopir.


