BerandaNewsRagamKemenpar Anggarkan Solidaritas Rp 5 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra

Kemenpar Anggarkan Solidaritas Rp 5 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak awal pekan telah menimbulkan dampak ganda yaitu duka mendalam bagi ribuan keluarga, serta kerugian signifikan pada sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

Menanggapi situasi darurat ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara simbolis melepas konvoi bantuan kemanusiaan tahap pertama senilai total estimasi Rp 5 Miliar, menegaskan kembali komitmen sektor pariwisata pada nilai kemanusiaan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, saat melepas bantuan “Kementerian Pariwisata Peduli Bencana Sumatra” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, mengungkapkan fokus ganda kementerian.

“Musibah ini menyentuh inti dari sektor kita. Di Danau Toba, belasan homestay dan beberapa jalur trekking terpaksa lumpuh total karena akses jalan tertutup longsor. Sementara itu, di Padang, destinasi pantai sempat tertimbun lumpur, mengancam mata pencaharian pelaku usaha kecil. Bantuan ini adalah energi pertama yang kita kirimkan, bukan hanya logistik, tetapi juga semangat bahwa pariwisata akan bangkit kembali,” tegas Menpar Widiyanti, Jumat (5/12/2025).

Menteri Widiyanti menyampaikan apresiasi khusus kepada sinergi kuat yang melibatkan seluruh keluarga besar Kemenpar, Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (AHRI), serta maskapai penerbangan PT Dirgantara Jaya (mitra strategis) yang menyediakan fasilitas kargo gratis untuk pengiriman ke daerah terdampak.

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, menjelaskan bahwa penggalangan dana dan barang yang dimulai sejak 1 Desember 2025 telah berhasil menghimpun lebih dari 50 ton logistik.

Bantuan krusial ini terdiri atas 3.000 paket kebutuhan pokok siap saji, 1.500 hygiene kit dan sanitasi, perlengkapan dan makanan bayi, serta seribu paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak agar proses belajar tidak terhenti.

Lebih lanjut, Menpar Widiyanti juga mengumumkan peluncuran inisiasi awal “Program Sumatra Bangkit” yang akan dilakukan pasca-tanggap darurat. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis dan modal awal bagi pelaku usaha pariwisata lokal. Mulai dari pemandu wisata hingga pemilik penginapan serta mempercepat rehabilitasi infrastruktur dasar pariwisata.

“Target kami, destinasi unggulan di tiga provinsi ini sudah dapat menyambut wisatawan kembali sebelum musim liburan Natal dan Tahun Baru, sebagai bukti ketahanan sektor pariwisata,” tutup Menteri Widiyanti.

Bantuan logistik tahap pertama akan diserahkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Posko Bandara Halim Perdanakusuma, dengan penerbangan prioritas menuju Lanud Sultan Iskandar Muda di Aceh dan Bandara Internasional Minangkabau di Sumatra Barat. Pengumpulan donasi dari masyarakat umum dan stakeholders masih dibuka hingga 15 Desember 2025.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA