Dokter yang Beri Bintang ‘Friends’ Matthew Perry Ketamine Resmi Dipenjara

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Seorang dokter di California bernama Salvador Plasencia yang memberikan obat ketamine secara ilegal kepada bintang Friends Matthew Perry dijatuhi hukuman penjara selama dua setengah tahun. Diketahui, ia mengelola sebuah klinik gawat darurat di kawasan Los Angeles dan menjadi terdakwa pertama yang menerima vonis dalam rangkaian kasus ini.

Matthew Perry ditemukan meninggal di rumahnya pada Oktober 2023. Ia tenggelam di bak mandi setelah mengonsumsi ketamin yang tidak diperoleh melalui prosedur medis resmi. Dalam persidangan, Hakim Sherilyn Peace Garnett mengecam keras tindakan Plasencia.

“Anda dan orang lain membantu Tuan Perry di jalan menuju akhir seperti itu dengan terus memenuhi kebutuhannya akan kecanduan ketamin,” ujar Hakim Garnett, dikutip Holopis.com, Kamis (4/12).

“Anda mengeksploitasi kecanduan Tuan Perry untuk keuntungan Anda sendiri,” lanjutnya.

Selama sidang, Plasencia tampak emosional. Ia menangis ketika menceritakan bagaimana ia harus memberi tahu putranya yang masih kecil mengenai kesalahan yang ia buat. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Perry.

“Seharusnya saya melindunginya,” kata Plasencia.

- Advertisement -

Ibunya yang hadir di ruang sidang turut menangis ketika petugas membawa Plasencia keluar dengan tangan diborgol.

Sebelum hakim menjatuhkan hukuman, ibu Perry, Suzanne Perry, dan ayah tirinya, Keith Morrison, menyampaikan pernyataan tertulis. Mereka menggambarkan para pemasok ketamin ilegal sebagai kelompok yang memanfaatkan kelemahan Perry dan menilai Plasencia sebagai pihak yang memiliki peran besar dalam kasus ini.

Sebagai informasi, Matthew Perry diketahui menjalani terapi ketamin secara legal untuk mengatasi depresi. Namun beberapa minggu sebelum meninggal, ia mulai mencari ketamin tambahan dari jalur di luar pengawasan medis dan menerimanya dari sejumlah pihak. Jaksa penuntut menegaskan bahwa Plasencia memang bukan pemberi dosis terakhir yang menyebabkan kematian Perry, tetapi ia memasok obat tersebut beberapa waktu sebelumnya.

Plasencia yang kini berusia 44 tahun awalnya membantah dakwaan yang diajukan terhadapnya. Ia kemudian mengubah pengakuannya pada awal tahun ini dan menerima empat tuduhan distribusi obat terlarang. Dalam dakwaan awal, ia berpotensi menghadapi hukuman hingga puluhan tahun penjara apabila kasusnya dibawa ke persidangan penuh.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU