HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Darat kembali mengerahkan dukungan logistik berskala besar untuk bantu percepatan penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) XCII-BM diberangkatkan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, kemarin.
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AD, kapal ADRI XCII-BM mengangkut ribuan koli bantuan untuk masyarakat terdampak banjir bandang-longsor di Aceh, Sumatera Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pemberangkatan kapal itu dipimpin Asisten Operasi (Asops) KSAD Mayjen TNI Aminton Manurung bersama Komandan Satangair Pusbekangad Kolonel Cba Putra Bungsu Usman Tanjung.
“Bantuan ini dikirim menyusul serangkaian bencana banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur yang melanda beberapa wilayah dalam beberapa pekan terakhir,” demikian keterangan Dispen TNI AD atau Dispenad yang dikutip pada Rabu, (3/12/2025).

Sebelumnya, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjutak, pada Senin, (1/12) sudah meninjau langsung kesiapan kapal. Hal itu termasuk proses pemuatan logistik kemanusiaan.
Pun, untuk keberangkatan kali ini, jumlah bantuan kembali ditambah untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat di titik-titik terdampak yang masih sulit dijangkau.
Kapal ADRI XCII-BM mengangkut berbagai jenis bantuan, meliputi makanan siap saji, mie instan, perlengkapan mandi dan sanitasi, air mineral, beras, dan selimut.
Selain itu, ada juga persediaan kantong jenazah, pakaian dewasa dan anak-anak, perlengkapan bayi, kendaraan roda empat, serta perangkat komunikasi. Menurut Dispenad, total muatan bantuan itu mencapai 88.457 kilogram atau 88 ton.
“Total muatan tercatat sebanyak 8.690 koli dengan berat 88.457 kilogram,” lanjut keterangan Dispenad.
Dengan bantuan skala besar itu ditujukan untuk mendukung kebutuhan warga di pengungsian. Selain itu, bisa membantu ketersediaan masyarakat terdampak yang masih terisolir.
Selain bantuan logistik, TNI AD juga mengerahkan personel pendamping untuk memastikan distribusi di lapangan berjalan tertib, cepat, dan tepat sasaran.
Langkah TNI AD itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar percepatan pemulihan daerah terdampak bencana bisa dilaksanakan secara terkoordinasi.
“TNI AD terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta unsur TNI-Polri di wilayah guna mendukung penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana,” jelas keterangan Dispenad.
Kemudian, dengan berlayarnya Kapal ADRI XCII-BM, TNI AD berharap bantuan bisa segera menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah terpencil. Lali, diharapkan juga bisa percepat pemulihan kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang terdampak bencana di Sumatera.


